Kapolri memberi arahan kepada Kapolda dan Kapolres se-Indonesia. (Suara.com/ Erick Tanjung)
Suara.com - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti memberikan pengarahan kepada Kapolda dan Kapolres se-Indonesia sebagai persiapan pengamanan Pilkada pada akhir tahun nanti. Kegiatan itu digelar di gedung Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) di Jakarta Selatan, Selasa (11/8/2015).
Dalam sambutannya, Badrodin meminta seluruh jajaran untuk mengeluarkan kemampuan terbaik. Karena, Pilkada memiliki potensi konflik yang tinggi. "Seluruh jajaran harus all out, sungguh-sungguh dalam pengamanan Pilkada nanti agar berjalan demokratis," kata Badrodin saat memberikan arahan dalam acara Apel Kasatwil (Kesatuan Wilayah).
"Kemapuan kita dalam pengamanan Pilkada di uji tahun ini, maka semua harus siap," ujarnnya lagi.
Mantan Kabaharkam ini juga mengimbau kepada seluruh jajarannya untuk mewaspadai dan membaca semua potensi ancaman dalam setiap tahapan Pilkada.
"Setiap tahapan, harus selalu diinventarisir, di dalami. Ini baru pendaftaran (pasangan calon) sudah ribut, nanti akan ada pengumuman tanggal 24 Agustus, siapa yang lolos siapa yang tidak, saya minta diantisipasi betul. Oleh karena itu, dari awal harus ada koordinasi dengan KPU daerah, kira-kira ada calon yang bermasalah tidak. Jika tida ada masalah, jangan kita underestimate," katanya.
Lebih lanjut Badrodin meminta jajarannya di daerah tidak membuat bentuk posko yang bagus. Karena yang terpenting adalah kesiapan personel saat menjaga pengamanan Pilkada.
"Tapi bagaimana realisasi dan persiapan personel, itu harus dihitung betul. Oleh karena itu siapkan bila ada situasi kontijensi, back up nya itu harus bisa disiapkan," jelasnya.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
-
Kejagung Geledah Kantor BGN, Dilakukan di Tengah Pencopotan Dadan dan Dugaan Jual Beli Titik MBG
Terkini
-
Siapa Lodewyk Pusung? Eks Petinggi BGN yang Diperiksa Kejagung, Ini Profilnya
-
Tak Ada Tuntutan Pecat Bagi 4 Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus
-
Cuma Dituntut Ringan, Ternyata Ini Alasan di Balik Nasib 4 TNI Penyerang Andrie Yunus
-
Profil Sony Sonjaya, Eks Wakil Kepala BGN yang Dicopot Prabowo
-
'Pulau Sampah' Kembali Muncul di Muara Angke, Greenpeace Desak Jakarta Benahi Sistem dari Sumber
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Mengapa Asap Kebakaran Permukiman Bisa Berbahaya bagi Kesehatan Meski Api Sudah Padam?
-
Sambut Piala Dunia 2026, Jangan Jadikan Ajang Judi di Aceh dan Tetap 'Santuy'
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap