Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berharap para menteri yang baru dilantik bisa membantu Presiden Joko Widodo di kabinet. Mereka harus bisa membawa Jokowi berhasil menjadi Presiden.
Siang ini, Jokowi melantik 5 Menteri dan 1 Sekertaris Kabinet (Seskab) di Istana Negara. Dalam pelantikan menteri itu, Jokowi mengangkat Rizal Ramli sebagai Menteri Koordinator Kemaritiman menggantikan Indroyono Soesilo. Selain itu Darmin Nasution sebagai Menteri Koordinator Perekonomian menggantikan Sofyan Djalil.
Jokowi juga mengangkat Luhut B Panjaitan sebagai Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan menggantikan Tedjo Edhy Purdijatno. Lainnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil digeser ke pos jabatan baru sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas menggantikan Andrinof Chaniago.
Thomas Trikasih Lembong menggantikan Rachmat Gobel sebagai Menteri Perdagangan. Terakhir, Pramono Anung diangkat menjadi Sekertaris Kabinet menggantikan Andi Widjajanto.
"(Harapannya) bisa membuat Pak Jokowi berhasil jadi presiden. Dulu Wagub itu Pembantu Gubernur untuk membuat berhasil. Saya dulu kan pembantu beliau waktu jadi wakil. Sekarang menteri pembantu presiden agar kerjanya berhasil," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (12/8/2015).
Ahok tidak bisa menilai apakah 5 menteri dan 1 Seskab yang siang tadi dilantik itu merupakan pilihan yang tepat. Ia hanya berharap para kabinet kerja yang baru tersebut bisa menjalankan tugasnya dengan baik.
"Saya nggak bisa menilai. Tapi rata-rata sudah kenal juga sejak lama," kata mantan Bupati Belitung Timur tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Satu Tahun Dicuekin, Fariz RM Akhirnya 'Gas Pol' Seret Pelanggar Hak Cipta Lagunya ke Polisi
-
Militerisme Menguat! 1.047 Pembela HAM Diserang di Era Prabowo-Gibran
-
Resmi! Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya: Dia Pelaku Utama
-
Jejak Kelam Taufik Hidayat: Mantan Istri Juga Pernah Disiksa, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain
-
Jakarta Rayakan HUT ke-499 dengan Komitmen Mengutamakan Kualitas Hidup Penduduk
-
Menkes Budi Ungkap Faktor Utama Masyarakat Masih Anti Vaksin: Takut Demam, Kurang Literasi
-
KPK Cecar Presiden Borneo FC Nabil Husein Soal Aliran Uang Batu Bara Rita Widyasari
-
Kejagung Sita Lamborghini hingga Kantor di Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar
-
Penyekap Wanita di Bandung Buron, Polisi Didesak Kerahkan Kemampuan Terbaik TangkapTaufik Hidayat
-
Bukan Hukuman Ringan, Nadiem Makarim Berharap Bisa Bebas dalam Putusan Hakim