Suara.com - Dua ledakan hebat terjadi di kawasan industri kota pelabuhan Tianjin, Cina. Korban jiwa akibat ledakan tersebut kini dilaporkan telah bertambah hingga 44 orang.
Dua belas diantara korban tewas adalah petugas pemadam kebakaran. Sementara itu, sedikitnya 520 orang terluka, di mana 60 diantaranya menderita luka serius.
Dua ledakan yang terjadi pada Rabu (12/8/2015) malam amat besar. Saking besarnya, ledakan terlihat oleh satelit-satelit yang mengorbit di luar angkasa. Getaran yang timbul akibat ledakan dapat dirasakan oleh warga yang bermukin beberapa kilometer dari lokasi.
Pelabuhan Tianjin, yang tercatat sebagai pelabuhan terbesar ke-10 di dunia, porak poranda. Tumpukan kontainer berjatuhan dan saling bertumpuk satu sama lain. Sementara itu, mobil-mobil baru yang diparkir di area pelabuhan rusak.
Seorang saksi mata mengaku melihat api dan awan jamur di langit saat ledakan terjadi. Orang-orang berlarian menyelamatkan diri.
Kantor berita Xinhua melansir, sekitar 1.000 petugas pemadam dan lebih dari 140 mobil pemadam dikerahkan untuk menjinakkan api di sebuah gudang yang dipakai untuk menyimpan bahan-bahan berbahaya. Beberapa mobil pemadam hangus dilalap api.
Presiden Xi Jinping mendesak pihak berwajib berupaya penuh menyelamatkan dan merawat korban luka dan memastikan keselamatan orang serta properti mereka. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Belajar dari Broken String Aurelie Moeremans: Mengapa Korban Sulit Lepas dari Jerat Pelaku?
-
Bupati Bogor Tak Mau Tutup Mata, Rudy Susmanto Janji Telusuri Kabar Korban Jiwa di Pongkor
-
Balik Kampung Bangun Masjid Rp1 Miliar, Haji Suryo Siapkan 3.000 Loker di Lampung Timur
-
Misteri Asap di Nanggung: Video Evakuasi Viral Disebut Hoaks, Tapi Isu Korban Jiwa Terus Menguat
-
Bukan Sekadar Elektoral, Legislator Gerindra Sebut Era Prabowo Sebagai Fase Koreksi Sejarah
-
JATAM Ungkap 551 Izin Industri Ekstraktif Kepung Sumatra, Masuk Kawasan Rawan Bencana
-
Mobil Listrik Terbakar Hebat di Tol Lingkar Luar, Penyebabnya Diduga Korsleting
-
Mayat Pria Tanpa Identitas dengan Luka Lebam Mengapung di Kali Ciliwung, Korban Pembunuhan?
-
Presiden Prabowo Dukung Penuh Sasakawa Foundation Berantas Kusta di Indonesia
-
MBG Selama Ramadan Dianggap Penting Agar Nutrisi Anak Tetap Terpenuhi