Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno prihatin pesawat Trigana Air ATR42 jatuh di Papua. Di dalam pesawat itu terdapat 4 orang karyawan perusahaan BUMN PT Pos Indonesia (Persero).
Rini meminta semua pihak mendoakan mereka. Rini menjelaskan, keempat pegawai PT POS tersebut hendak menuju Bukit Bintang untuk menjalankan tugas. Ia pun mengajak semua masyarakat untuk mendoakan kepada tim pencari (Search And Rescue/SAR) dan menemukan pesawat tersebut.
"Kami mohon untuk semua berdoa. Agar penumpang dapat ditemukan selamat. Kami memberikan dukungan moral," ujar Rini di Lapangan Monas Jakarta, Senin (17/8/2015).
Sampai saat ini, Rini belum mengirimkan stafnya untuk memeriksa proses penyelamatan. KemenBUMN pun masih memikirkan pengiriman bantuan ke sana.
“Kalau bantuan pasti ada, itu sudah kewajiban kami. Tapi sekarang kita berikan dukungan moral. Bantuan sedang dibicarakan,” ungkapnya.
Sebelumnya, manajemen Kantor Pos Indonesia (Posindo) Regional XI Papua menyebut keempat karyawan POS yang menjadi korban batuhnya Trigana Air di Papua, Minggu (16/8/2015) kemarin itu adalah Agustinus Luarmase, Yustinus Hurulean, MN Aragai, dan Teguh Warisman. Mereka menuju Oksibil untuk membagikan dana Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS).
Berita Terkait
-
Tunggu Kabar Pencarian, Keluarga Kru Datangi Kantor Trigana Air
-
Manajemen Maskapai Gelar Rapat Tertutup Terkait Hilangnya Trigana
-
Tim SAR Pencari Trigana Tempuh Jalur Darat ke Air Terjun Oksob
-
Bawa Dana PSKS, 4 Pegawai Pos Ikut Hilang Bersama Trigana
-
Ini Foto Terakhir yang Diunggah Pramugari Trigana Air ke Facebook
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
-
Kejagung Geledah Kantor BGN, Dilakukan di Tengah Pencopotan Dadan dan Dugaan Jual Beli Titik MBG
Terkini
-
BPPTKG Kerahkan Ekskavator, Area Terduga Sumber Gas Penyebab Kebakaran Misterius di Sleman Dibongkar
-
Siapa Lodewyk Pusung? Eks Petinggi BGN yang Diperiksa Kejagung, Ini Profilnya
-
Tak Ada Tuntutan Pecat Bagi 4 Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus
-
Cuma Dituntut Ringan, Ternyata Ini Alasan di Balik Nasib 4 TNI Penyerang Andrie Yunus
-
Profil Sony Sonjaya, Eks Wakil Kepala BGN yang Dicopot Prabowo
-
'Pulau Sampah' Kembali Muncul di Muara Angke, Greenpeace Desak Jakarta Benahi Sistem dari Sumber
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Mengapa Asap Kebakaran Permukiman Bisa Berbahaya bagi Kesehatan Meski Api Sudah Padam?
-
Sambut Piala Dunia 2026, Jangan Jadikan Ajang Judi di Aceh dan Tetap 'Santuy'