Ilustrasi KPK [suara.com/Nikolaus Tolen]
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi menjadwalkan pemeriksaan terhadap anggota DPRD Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Mario David, Rabu(19/8/2015). Politisi Partai Nasdem ini akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka kasus dugaan korupsi instalasi pengolahan air PDAM Makassar, bekas Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin.
"Dia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka IAS," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha.
Penyidik KPK juga memanggil tiga saksi lainnya, yakni Direktur CV. AFC, Ronny; pegawai swasta, A. Anshari S; dan mantan staf PT. Traya Tirta Makassar, Elisabeth Charlie. Keempat saksi akan diperiksa lantaran diduga mengetahui korupsi yang dilakukan IAS saat menjabat sebagai Wali Kota Makassar. Namun, Priharsa tidak tahu apa saja yang akan dipertanyakan kepada mereka.
Penyidik KPK juga akan memeriksa Direktur Utama PT. Traya Tirta Makassar Hengky Widjaja sebagai tersangka kasus yang sama.
HW yang telah ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK saat ini mendekam di bui sejak 15 Juli 2015 lalu. Dalam perkara ini, Hengky ditetapkan menjadi tersangka bersama mantan Wali Kota Makassar llham Arief Sirajuddin. PT. Traya Tirta Makassar pimpinan Hengky adalah pihak swasta yang bekerjasama dengan PDAM dalam proyek rehabilitasi, kelola, dan transfer pengelolaan air.
Hengky dan Ilham Arief diduga melanggar Pasal 2 Ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.
"Dia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka IAS," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha.
Penyidik KPK juga memanggil tiga saksi lainnya, yakni Direktur CV. AFC, Ronny; pegawai swasta, A. Anshari S; dan mantan staf PT. Traya Tirta Makassar, Elisabeth Charlie. Keempat saksi akan diperiksa lantaran diduga mengetahui korupsi yang dilakukan IAS saat menjabat sebagai Wali Kota Makassar. Namun, Priharsa tidak tahu apa saja yang akan dipertanyakan kepada mereka.
Penyidik KPK juga akan memeriksa Direktur Utama PT. Traya Tirta Makassar Hengky Widjaja sebagai tersangka kasus yang sama.
HW yang telah ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK saat ini mendekam di bui sejak 15 Juli 2015 lalu. Dalam perkara ini, Hengky ditetapkan menjadi tersangka bersama mantan Wali Kota Makassar llham Arief Sirajuddin. PT. Traya Tirta Makassar pimpinan Hengky adalah pihak swasta yang bekerjasama dengan PDAM dalam proyek rehabilitasi, kelola, dan transfer pengelolaan air.
Hengky dan Ilham Arief diduga melanggar Pasal 2 Ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS