Suara.com - Mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin (IAS) mengaku senang atas kecepatan penyidik KPK dalam menyelesaikan berkas perkaranya.
Pasalnya, saat ini berkas perkaranya dalam kasus dugaan korupsi kerja sama rehabilitasi kelola dan transfer untuk instalasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Makassar tahun anggaran 2006-2012 sudah dilimpahkan ke penuntutan (P21) untuk selanjutnya disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.
"Iya (sudah P21). Pemeriksaan tadi untuk melengkapi berkas dan saya bersyukur secara pribadi prosesnya sudah selesai, sudah kooperatif semua," kata Ilham di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa(28/7/2015).
Oleh karena itu, mantan Politisi Demokrat tersebut berharap kasusnya segera selesai dan menemukan titik terang.
Dia juga menyatakan tak kecewa dengan langkah KPK yang tetap memproses kasusnya, meski Ilham sudah pernah menang dalam gugatan peradilan.
"Saya secara pribadi pun mengharapkan bahwa proses ini cepat selesai karena saya sangat membutuhkan kepastian hukum. Temen-teman tahu bahwa saya pernah melakukan uji terhadap kepastian identitas saya sebagai tersangka lewat pra peradilan dan ternyata saya harus mengalami proses hukum seperti ini," jelasnya.
Dirinya pun menceritakan isi pemeriksaan yang dilaluinya hari ini. Dia mengaku bahwa penyidik KPK masih mendalami terkait prosedur bagaimana kerjasama dalam proyek tersebut berlangsung.
"Berkaitan dengan proses, prosedur tentang mekanisme kerja sama," tutupnya.
Ilham ditetapkan sebagai tersangka korupsi oleh KPK bersama dengan pihak swasta Direktur Utama PT Traya Tirta Makassar, Hengky Widjaja.
KPK menyangkakan mereka melanggar Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 Undang-Undang (UU) nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 Tahun 2002 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
Terkini
-
Pupuk Indonesia Dukung Kejurnas Angkat Besi Senior 2026 di Bandung, Dorong Pembinaan Berkelanjutan
-
Sopir Bajaj Tanah Abang Dipalak, DPRD DKI Dorong Sistem Parkir Cashless
-
Ustaz Solmed Laporkan Lebih dari 10 Akun Medsos atas Dugaan Pencemaran Nama Baik
-
Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran, Wali Kota Jakbar: Teralis Besi Menyulitkan Evakuasi
-
Bukan Sekadar Revisi, Pemerintah Sebut Perubahan UU HAM Lebih dari 50 Persen
-
Ketua Ombudsman Tersangka Korupsi, DPR Ngaku Tak Tahu Hery Susanto Berkasus Saat Uji Kelayakan
-
Tekan Konsumsi BBM, Pramono Anung Genjot Penggunaan Solar Panel di Jakarta
-
Geledah Rumah Bupati Tulungagung di Surabaya, KPK Temukan Uang Tunai Puluhan Juta
-
Pramono Anung Bakal Pangkas Pajak Warga Jakarta, Ini Bocoran Kebijakan Barunya
-
Apa Tugas Ombudsman? Ketua Hery Susanto Jadi Tersangka Korupsi