Suara.com - Peristiwa bentrokan antara warga kampung pulo dengan aparat gabungan yang terjadi di Jalan Jatinegara Barat, Jakarta Timur ternyata menimbulkan kerusakan terhadap beberapa kendaraan roda dua milik wartawan yang sedang meliput. Diduga motor yang terparkir di dekat lokasi bentrokan dirusak orang tidak dikenal.
Adapun tiga motor milik pewarta yang dirusak tersebut, yaitu motor milik wartawan media cetak Sinar Harapan Christian Silitonga, wartawan Berita Jakarta.com Budhi dan wartawan SCTV Isha Anshori.
Christian mengaku, menyesal jika kendaraan miliknya itu bisa dirusak orang tak dikenal. Pasalnya saat meliput bentrokan dirinya tidak sempat memindahkan kendaraannya. ke tempat yang aman. Tak hanya itu, helm milik Christian juga raib.
"Sangat disayangkan aksi ini warga justru merusak kendaraan yang ada di sekitar," kata Christian, di Kampung Pulo, Jakarta Timur, Kamis (20/8/2015).
Ketiga motor milik wartawan ini mengalami kerusakan yang cukup parah diantaranya yakni dibagian kaca lampu depan, dan di bagian bodi motor.
Tak hanya itu, beberapa motor yang diketahui milik warga Kampung Pulo juga dirusak aparat lantaran telah terpancing oleh warga. Bahkan alat berat yang terjebak di lokasi bentrokan turut dibakar warga.
Terkait kejadian ini, polisi telah mengamankan 27 orang yang diduga menjadi provakator bentrokan.
"Sudah diamankan 27 orang," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian
Menurutnya, pihaknya bakal mendalami dugaan pengrusakan alat berat dan penyerangan aparat yang dilakukan 27 orang tersebut.
"Jadi nanti bagi yang melakukan penyerangan kepada aparat akan kita proses hukum nanti kita selidiki, kalo tidak ada alat bukti ya kita lepaskan," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas
-
Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!
-
Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?
-
Benarkah Langit RI akan Dibuka untuk Pesawat Tempur AS? Kemhan Tegaskan Perjanjian Belum Final
-
Kontroversi Pete Hegseth, Pembawa Acara TV yang Jadi 'Dewa Perang' AS
-
Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Tak Ada Pendaftaran: Anak Lulus, Orang Tua Harus Lepas Bansos!
-
Indra Iskandar Menang Praperadilan, Hakim Perintahkan KPK Hentikan Penyidikan
-
Perang di Mata Rakyat Israel: Terlalu Berat Bagi Saya Pikirkan Masa Depan
-
Tujuh Hari Jelang Keberangkatan, DPR Desak Kepastian Biaya Tambahan Haji
-
Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI, BEM Dorong Sanksi Berat hingga DO