Suara.com - Aparat kepolisian telah membebaskan 27 orang yang sebelumnya diduga menjadi provokator dalam bentrokan antar warga dan aparat di Kampung Pulo, Jakarta Timur, Kamis kemarin (20/8/2015).
Kapolres Jakarta Timur Kombes Pol Umar Faroq mengatakan, 27 orang itu dibebaskan dengan jaminan keluarga.
"iya yang 27 itu sudah di bebaskan, karena ada jaminan dari keluarga. Jadi kita kembalikan kepada orang tuanya," kata Umar di lokasi penggusuran Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (21/8/2015)
Umar menambahkan, proses hukum akan tetap berjalan meski 27 orang tersebut telah dibebaskan.
Pihaknya pun masih menyelidiki soal penyerangan aparat dan pengrusakan alat berat saat terjadi bentrokn di Kampung Pulo.
"iya itu masih kita telusuri, jika terbukti melakukan pelanggaran akan kita sikapi secara hukum" katanya.
Sebelumnya telah terjadi bentrokan antar warga dan aparat yang melakukan penertiban bangunan di Kampung Pulo. Bahkan warga juga melakukan pembakaran terhadap alat berat yang terjebak di lokasi bentrokan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman
-
Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan
-
Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan
-
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'
-
Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi