Suara.com - Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mendeteksi sebayak 15 titik api yang menyebar di sejumlah daerah di Provinsi Riau, Senin pagi (24/8/2015).
"Titik api tersebar di Indragiri Hulu dengan 10 titik api, Pelalawan dan Kuantan Singingi masing-masing dua titik api serta Indragiri Hilir satu titik api," kata Kepala BMKG Pekanbaru Sugarin di Pekanbaru.
Dia menjelaskan jumlah tersebut kembali meningkat setelah dalam tiga hari terakhir BMKG tidak mendeteksi adanya titik api di Riau.
Sementara itu, untuk wilayah Sumatera BMKG mendeteksi sebanyak 217 titik panas yang terdeteksi di lima Provinsi yakni Jambi 107 titik panas, Sumatera Selatan 79 titik panas, Bangka Belitung 10 titik panas, dan Lampung dengan 3 titik panas serta Riau 18 titik panas.
Analis BMKG stasiun Pekanbaru Slamet Riyadi menjelaskan, fenomena El Nino yang terjadi saat ini menjadi salah satu penyebab kebakaran hutan dan lahan di Pulau Sumatera termasuk Provinsi Riau terus berlangsung.
"Pada Juli lalu, El Nino masih belum parah, namun saat ini telah terus meningkat sehingga memang memberikan dampak terhadap kondisi cuaca di Sumatera. Namun tidak signifikan," katanya.
Dia menyatakan, fenomena El Nino menyebabkan musim kemarau menjadi lebih panjang sehingga memicu bermunculannya titik panas (hotspot) yang diduga peristiwa kebakaran hutan dan lahan.
“Seharusnya pada akhir Agustus ini sebagian besar Riau sudah memasuki awal musim hujan, namun belum merata," katanya.
Musim hujan, kata dia, bergerak pada wilayah Rau bagian utara meliputi Kota Dumai dan Rokan Hilir serta sebagian Bengkalis. Namun peluang hujan belum merata dan intensitasnya antara ringan sampai dengan sedang.
Nantinya, lanjut dia, pada Oktober musim hujan akan meluas hingga sebagian wilayah Riau lainnya termasuk daerah-daerah di selatan hingga kemudian mencapai bagian tengah meliputi Kota Pekanbaru, Kampar, Pelalawan dan Siak. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan