Suara.com - DPR menyelenggarakan rapat paripurna dengan agenda mendengarkan jawaban pemerintah atas pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap RUU APBN tahun 2016 beserta nota keuangan, hari ini.
Sampai rapat dimulai, hingga jam 10.45 WIB, hanya 282 anggota DPR yang hadir.
Rinciannya, fraksi PDI Perjuangan sebanyak 61 anggota, Fraksi Golkar 51 anggota, Gerindra 30 anggota, Demokrat 30 anggota, PAN 30 anggota, PKB 20 anggota, PKS 18 anggota, PPP 20 anggota, Nasdem 16 anggota, Hanura 6 anggota.
Sementara itu, sebanyak 273 anggota dewan tidak hari dalam rapat tersebut. Total anggota dewan sebanyak 555 orang.
Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPR dari PAN Taufik Kurniawan. Rapat dihadiri Menteri Keuangan Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Sofyan Djalil.
Dalam paparannya, Menteri Keuangan mengatakan pemerintah menilai dalam RAPBN 2016 terdapat lima langkah perbaikan. Di antaranya, soal meningkatkan anggaran transfer ke daerah secara signifikan sehingga dalam APBN, total anggaran ke daerah lebih besar dari anggaran kementerian dan lembaga negara.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
Terkini
-
KPK Soroti Mahalnya Biaya Politik, Ajukan Lima Rekomendasi Perbaikan Pemilu
-
8 Orang Tewas dalam Tragedi Helikopter Jatuh di Sekadau, KNKT Dalami Penyebab Kecelakaan
-
DPR: Napi Korupsi Ngopi di Kafe, 'Mustahil Tanpa Kerja Sama Petugas!'
-
Negara Rugi Bandar Akibat Rokok Ilegal, Ekonom: Penegakan Hukum Tak Bisa Ditawar
-
Bulog Pastikan Harga Minyakita Stabil dan Stok Berlimpah
-
Selat Hormuz Memanas, Indonesia Amankan Kedaulatan Pangan Lewat Kemandirian Produksi Pupuk
-
Pupuk Indonesia Dukung Kejurnas Angkat Besi Senior 2026 di Bandung, Dorong Pembinaan Berkelanjutan
-
Sopir Bajaj Tanah Abang Dipalak, DPRD DKI Dorong Sistem Parkir Cashless
-
Ustaz Solmed Laporkan Lebih dari 10 Akun Medsos atas Dugaan Pencemaran Nama Baik
-
Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran, Wali Kota Jakbar: Teralis Besi Menyulitkan Evakuasi