Suara.com - Tiap pagi hari, Iyom (50), tetap berjualan kopi di lokasi bekas rumahnya yang dirobohkan petugas pemerintah di RT 3, RW 3, Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur.
"Kalau pagi saya ke sini dagang kecil-kecilan, ya buat jajan bocah, kan lumayan ada pemasukan," kata Iyom, Selasa (25/8/2015).
Iyom mengatakan di rusunawa dia tidak bisa cari nafkah segampang seperti di Kampung Pulo.
"Bingung saya, kalau di rusun emang enak buat tempat tinggal, tapi kalau buat jualan belum tentu laku kaya di sini (Kampung Pulo)," ujarnya.
Ibu dari tiga anak ini menyadari jualan di bekas reruntuhan bangunan rumahnya sangat membahayakan keselamatan. Namun demi mencari tambahan rezeki, ia melakoninya.
"Suami saya kan kuli, mau bagaimana lagi, ngeri juga sih di sini banyak debu sama alat berat backhoe, ya mau gimana lagi," kata Iyom.
Semenjak digusur, Iyom terpaksa mondar mandir dari rusunawa ke bekas gusuran.
"Saya dari dulu nyari duit di sini, kalau sore ke rusun, kalau pagi ke sini lagi. Saya juga udah dapat rusun dan udah keluarga semua pindah ke rusun. Ya mau nggak mau rumahnya udah abis," tambahnya.
"Di rusun enak nggak enak sih mau gimana lagi. Enak nggak enak harus tinggal di rusun, tapi saya bingung mau jualan di sana udah susah," katanya. (Nur Habibie)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!