Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mewacanakan pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) bisa masuk Dunia Fantasi (Dufan) dengan gratis. Begitu juga untuk anak-anak panti asuhan.
Aturannya, keluarga yang anaknya memiliki KJP bisa gratis masuk Dufan sebulan sekali. Sebab tiket masuk Dufan mahal.
"Kita rapat dengan BUMD, misalnya kamu punya tiket bulanan, tahunan Transjakarta kamu bisa sekeluarga masuk Dufan sekali free," kata Ahok usai menghadiri acara Hari Anak Nasional (HAN) Tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2015 di Dufan, Ancol, Jakarta Timur, Rabu (26/8/2015).
Namun Ahok mengaku tidak akan memberikan tiket gratis masuk Dufan secara cuma-cuma. Syaratnya salah satu dari keluarga harus memiliki tiket gratis tahunan naik Transjakarta.
"Kalau satu keluarga bisa beli tiket gratis itu kamu bisa masuk Dufan gratis. Jadi saya nggak mau cuma kasih gratis tanpa mendidik anak tanpa mendidik warga. Saya kira tahun depan sudah bisa masuk," tegasnya.
Mantan Bupati Belitung Timur itu juga merencanakan gratis masuk Dufan bagi anak-anak panti setiap satu bulan sekali dengan cara menunjukan surat.
"Makanya ini kan subsudi silang kan. Anak-anak juga bisa diskon. Anak-anak panti bisa gratis masuk sini asal ajukan surat. Tapi (nggak harus beramin di Dufan). Main di kebun juga oke. saya besar kecil di kampung, main lihat buaya," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Gas N2O Disorot Usai Kasus Lula Lahfah, Polisi Akui Belum Bisa Tindak: Tunggu Regulasi
-
Polisi Segera Buka Kartu Soal Kasus Penganiayaan yang Menjerat Habib Bahar
-
Jelang Ramadan, Jalanan Jakarta Dipantau Ketat: Drone Ikut Awasi Pelanggar Lalu Lintas
-
BMKG Terbitkan Peringatan Dini Cuaca Hari Ini, Jabodetabek Masuk Level Waspada
-
Kronologi Habib Bahar Jadi Tersangka: Dijerat Pasal Berlapis, Dijadwalkan Diperiksa 4 Februari
-
Berawal dari Ingin Salaman, Anggota Banser Diduga Dikeroyok: Habib Bahar Kini Resmi Jadi Tersangka
-
Teriakan Histeris di Sungai Tamiang: 7 Taruna Akpol Selamatkan Remaja yang Hanyut di Aceh
-
Industri Kesehatan 2026: Ketika Kualitas Jadi Satu-Satunya Alasan Pasien Untuk Bertahan
-
Dua Hari, Lima Bencana Beruntun: BNPB Catat Longsor hingga Karhutla di Sejumlah Daerah
-
Polri Akan Terbitkan Red Notice Buron Kasus Chromebook Jurist Tan, Lokasinya Sudah Dipetakan