Suara.com - Badan Reserse Kriminal Polri melimpahkan berkas perkara Alex Usman (AU), tersangka dugaan korupsi pengadaan pengadaan 25 paket uninterruptible power supply (UPS) APBD DKI Jakarta 2014 ke Kejaksaan Agung.
"Berkas perkara dugaan tindak pidana korupsi untuk pengadaan UPS untuk tersangka AU sudah P-21. Dan akan tahap dua (pelimpahan tersangka) kepada Kejaksaan Agung," kata Kepala Subdirektorat I Direktorat Tindak Pidana Korupsi Kombes Pol Ade Deriyan di Mabes Polri, Kamis (27/8/2015).
Sedangkan untuk tersangka lainnya, yaitu Zaenal Soleman (ZS) masih dalam proses pemberkasan atau melengkapi berkas perkara. Penyidik tengah mempercepat proses pemberkasan.
"Kami berharap ada percepatan pemenuhan unsur formil dan materilnya, sehingga berkas perkara kedua tersangka segera diadili," jelasnya.
Sementara itu, tersangka baru dalam kasus ini, menurut Ade, penyidik akan melakukan gelar perkara satu untuk pengembangan kasus.
"Nanti kami akan gelar kembali, kemudian pihak-pihak mana saja yang tepat ditingkatkan prosesnya, kami fokuskan pemeriksaannya untuk penetapan tersangka berikutnya," terang Ade.
Sedangkan terkait keterlibatan pihak DPRD DKI Jakarta dalam kasus ini, dia mengaku belum menemukan keterkaitan. Namun penyidik akan mengkaji lebih dalam melalui gelar perkara nanti.
Ade menambahkan, pihaknya telah memperoleh hasil audit BPK atas kerugian negara dalam kasus ini.
"Hasil audit BPK sudah ada, tapi untuk nilainya saya belum dapat informasinya," katanya.
Seperti diketahui, Alex merupakan mantan Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Barat, sedangkan Zaenal adalah mantan Kepala Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Pusat.
Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI