Suara.com - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi tidak mau menanggapi pernyataan Wakil Ketua DPRD Abraham Lunggana (Lulungg) yang berencana akan memanggil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait soal kasus dugaan korupsi UPS.
Dia sengaja menghindar soal itu, lantaran tengah berusaha untuk mengembalikan citra baik yang selama ini dinilai masyarakat kalau anggota DPRD DKI 'tidak ada kerjanya'. Terlebih hampir sebagian dewan saat ini banyak yang tengah melaksanakan kunjungan kerja.
"Saya nggak komen. Saya nggak komen lah masalah kayak gitu. Saya nggak komen dulu karena semua sedang ada kunjungan kerja ke Bali, Yogja. Kan kita harus ngobrol semua. Bukan apa-apa, saya mau bekerja," kata Prasetio di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (31/7/2015).
"Saya mau mengembalikan citra (DPRD), saya mau bekerja. Jadi yang citranya kayak cek dan ricek saya nggak mau ikut-ikut, saya mau kerja," Prasetio menambahkan.
Lebih jauh, saat ini dikatakan Prasetio, dirinya beserta beberapa anggota dewan yang lain tengah fokus dalam penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI tahun 2016. Dia tidak menginginkan ada dana siluman atau pokok pikiran yang masuk ke dalam APBD kembali.
"Saya mau bekerja buat APBD 2016, pembahasannya jangan sampai terjadi lagi, adu kepala akhirnya antar lembaga jadi buruk citranya," tegas Prasetio,
Sebelumnya Wakil Ketua DPRD DKI Abraham Lunggana alias Lulung sebelumnya mengaku bersedia menjadi inisiator pemanggilan Ahok.
"Saya yang akan menjadi inisiatornya. Ini karena sudah ada dua kasus korupsi di masa Ahok. Kita akan minta penjelasannya," ujar Lulung di gedung DPRD DKI, kemarin.
Pemanggilan ini, katanya, mengacu pada dua kasus dugaan korupsi yang sedang ditangani Badan Reserse Kriminal Polri. Kedua kasus yaitu pengadaan UPS dan pengadaan alat pemindai dan pencetak.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
Terkini
-
Viral Video Tawuran di Rel Kereta Pekojan Disebut Pakai Senpi, Polisi: Video Lama!
-
Gaya Gibran Curi Perhatian, Makna Tas Noken yang Melingkar di Lehernya Saat Tiba di Papua
-
BPBD DKI Gelontorkan Bantuan Logistik Rp575 Juta bagi Ribuan Pengungsi Banjir di Jakarta Utara
-
Adu Jotos Pedagang Cilok di Kembangan, Korban Alami Luka Parah dan Dilarikan ke RSUD Cengkareng
-
KPK Geledah Kantor Pusat Ditjen Pajak, Usut Korupsi 'Diskon' Pajak Rp60 Miliar
-
Sosiolog USK Sebut Peran Dasco Jadi Titik Balik Percepatan Pemulihan Aceh
-
Usut Kasus Korupsi Haji, KPK Periksa Ketua Bidang Ekonomi PBNU
-
5 Daerah Jakarta Masuk Kategori Siaga Banjir, Pompa Kali Asin Sempat Tembus Level Merah!
-
Jakarta Tenggelam Lagi, Modifikasi Cuma Solusi 'Semu', Infrastruktur Biang Keroknya?
-
Tantangan Rencana Rehabilitasi Pascabencana di Sumut: Banyak Rumah Rusak Tak Masuk Kriteria Bantuan