Suara.com - Kapolda Papua Paulus Waterpauw mengklaim kondisi keamanan di kawasan Timika sudah membaik pascakasus penembakan sipil yang dilakukan anggota TNI AD. Sabtu (29/8/2015) ini Polisi akan melakukan prarekontruksi.
Paulus menjelaskan pemalangan yang dilakukan sekelompok warga di ruas Jalan Bhayangkara Timika sejak Jumat (28/8/2015) sore sudah dibuka. Sementara prarekontruksi pagi ini melibatkan POM Kodam XVII Cenderawasih.
"Aktivitas masyarakat sekarang sudah kembali berlangsung normal," kata dia, Sabtu pagi.
Paulus mengatakan dua jenasah korban penembakan masih disemayamkan di gereja Koperapoka. Mereka adalah Yulianus Okoarek (18 tahun) dan Imanuel Marimau (23 tahun).
Sementara itu keempat korban lain yang mengalami luka-luka adalah Marinus Apokapo (24 tahun), Moses Imipu (23 tahun), Thomas Apoka (16 tahun) dan Moses Umapi masih dirawat di dua RSUD Timika dan RS Mitra Masyarakat.
Insiden penembakan berawal saat dua anggota TNI yang diduga dalam keadaan mabuk melintas di sekitar Koperapoka. Saat itu ruas jalan dipalang masyarakat karena sedang dilaksanakan pesta syukuran hingga terjadi keributan dan pengeroyokan.
Salah satu dari dua anggota sempat menelepon yang memberitahukan insiden itu hingga datanglah rekannya yang ingin menolong. Namun kehadiran sertu A menyebabkan warga marah dan menganiaya yang bersangkutan hingga terjatuh dan ada yang mencoba merampas senjatanya hingga sertu A menggeluarkan tembakan yang menggenai enam orang, dua di antaranya meninggal dunia. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik