Suara.com - Kepolisian Thailand menyebutkan tersangka kedua pembom di Bangkok mempunyai peran kunci dalam aksi pemboman. Terutama dalam kasus bom meledak Agustus lalu di sebuah kuil di pusat Ibu Kota.
Tersangka kedua pembom Bangkok itu ditangkap di Provinsi Sa Kaeo, di sebelah timur Bangkok. Kawasan ini dekat perbatasan dengan Kamboja.
Hanya saja Juru Bicara Kepolisian Thailand Prawut Thawornsiri tidak ingin menyebutkan identitas si tersangka itu. Bahkan tidak ingin memastikan jika lelaki yang ditangkap itu adalah sosok lelaki dalam rekaman CCTV dlam ledakan 17 Agustus lalu. Ledakan itu menewaskan 20 orang.
Prawut menjelaskan lelaki yang ditangkap itu terlibat dalam ledakan bom Bangkok kedua pada 18 Agustus.
Dengan ditangkapnya lelaki itu, artinya polisi tinggal memburu seorang lagi yang merupakan seorang perempuan Thailand berusia 26 tahun.
Sebelumnya, polisi menangkap seorang lelaki asing tak dikenal dalam penyergapan, Sabtu (29/8/2015) pekan lalu di sebuah gedung di dekatnya Nong Chok. Lelaki itu menyimpan bahan peledak dan tumpukan paspor palsu. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Hemat BBM, Pejabat Pemkot Mataram Wajib Bersepeda ke Kantor Mulai Pekan Depan
-
Safaruddin Ngamuk di DPR, Soroti Gaji Guru Polri Rp 100 Ribu per Jam: Harusnya Rp 5 Juta per Jam!
-
BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi saat Jumat Agung
-
Dikritik DPR soal Kasus Amsal Sitepu, Kajari Karo Minta Maaf dan Janji Evaluasi
-
Beda dengan Indonesia, Pakistan Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen
-
Operasi True Promise 4 Iran Target Alutsista AS di UEA, Puluhan Perwira Masuk Rumah Sakit
-
Sekretaris Pertahanan AS Minta Kepala Staf Angkatan Darat Mundur di Tengah Perang dengan Iran
-
Kasus Amsal Sitepu: Hinca Panjaitan Desak Kajari Dicopot dan Kapuspen Kejagung Minta Maaf
-
Menteri Pertahanan Malaysia Janji Tindak Tegas Kasus Penganiayaan Prajurit hingga Cedera Otak
-
Dunia Ramai-ramai Tolak Bantu AS Serang Iran