Suara.com - Bareskrim Polri terus mengembangkan pengusutan kasus dugaan korupsi pengadaan mobile crane di Pelabuhan Indonesia II, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Dalam penyidikan kasus yang diduga merugikan negara puluhan miliar rupihak ini, penyidik akan menetapkan tersangka baru.
"Insya Allah ada tersangka baru," kata Kepala Bareskrim Polri Komisaris Jenderal Budi Waseso (Buwas), di Mabes Polri, Jumat (4/9/2015).
Dalam perkara ini, penyidik telah menetapkan Direktur Operasi dan Teknik PT Pelindo II Ferialdy Nurlan sebagai tersangka yang disebut menjadi kunci bagi penyidik untuk membongkar kasus ini secara tuntas.
"Tersangka ini menjadi pintu masuk bagi kami," ujarnya.
Buwas menambahkan, Bareskrim sudah melakukan gelar perkara terkait penyidikan kasus Pelindo II tersebut.
"Kami lanjut dengan pemeriksaan berikutnya," katanya.
Secara terpisah, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menegaskan, kasus-kasus yang ditangani Bareskrim tetap dilanjutkan oleh Kabareskrim yang baru nanti yaitu Komjen Pol Anang Iskandar. Termasuk pengusutan kasus Pelindo II juga akan terus diproses.
"Iya, semuanya tetap dilanjutkan," kata Badrodin di Mabes Polri.
Sebelumnya, Jumat (28/8) pekan lalu penyidik Bareskrim menggeledah kantor Pelindo II, termasuk ruang kerja Direktur Utama Pelindo II Richard Joost Lino. Saat penggeledahan itu, penyidik menyita sejumlah dokumen penting sebagai bukti dugaan korupsi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Richard Lee Heran Jadi Terdakwa, Padahal Produk Dibeli dari Toko Lain
-
Tiyo Ardianto Sebut Pelaporan Dirinya Jadi Ajang Cari Muka ke Presiden Prabowo
-
John Lennon hingga Tulkuyem: Eks Ketua Ombudsman Gunakan Nama Samaran Demi Muluskan Suap Tambang!
-
Cerita Menegangkan Jurnalis Venezuela Terjebak di Lift saat Gempa Bumi, Tambah Kaget Lihat Medsos
-
Laporan Awal, 32 Orang Tewas karena Gempa Bumi Venezuela
-
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah Rp4,9 Miliar
-
Geger Suap BEM FH UBK, Tiyo Singgung Pernyataan Prabowo: Mungkin Beliau Tidak Hanya Tahu
-
Viral Ketua PBNU Singgung Muhammadiyah dan Marwah Kiai NU, Ini Faktanya
-
Donald Trump Kirim Bantuan ke Venezuela usai Sergap Nicolas Maduro: Amerika Bersama Teman Baru
-
Lawan Dakwaan Jaksa, Richard Lee Siapkan Eksepsi 24 Halaman Bongkar Kasus Kosmetik