Suara.com - Unit Pengelola Perparkiran Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta mulai hari ini, Senin (7/9/2015), mengambil alih parkir di lantai dasar Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.
Kasatpel Sarana Prasarana UP Peparkiran Dishub Provinsi DKI Jakarta Siswanto Adi menerangkan, penataan parkir dilakukan berdasarkan instruksi dari Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk menghindari praktik pungutan liar (pungli).
"Sehingga ketidakjelasan pungutan itu masuk ke mana. Kadis Perhubungan dan Pemropov perintahkan UP Perpakiran ambil alih pengelolaan parkir di DPRD," jelas Siswanto di halaman Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (7/9/2015).
Siswanto menerangkan, sosialisasi akan dilakukan satu minggu ke depan dan tidak akan dikenakan biaya. Namun apabila masa sosialisasi habis maka pengunjung dan PNS akan dikenakan biaya progresif.
"Setelah sistem gate berjalan akan tentukan tarif. DPRD gratis. PNS bayar cuma Rp11 ribu per 1 bulan. Ini belum final. Untuk mobil Rp22 ribu sebulan," jelas dia.
"Tarif progresif (untuk umum) seperti biasa Rp2.000 per jam untuk motor dan mobil Rp4.000 per jam. Sehingga aliran dana juga jelas," tambahnya lagi.
Untuk sosialisasi parkir di gedung DPRD, paling lambat dilakukan 10 hari terhitung sejak hari ini. Saat ini pihaknya masih melakukan kajian mengenai SOP dan tarif yang akan ditentukan.
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
Terkini
-
Bantah Tak Kooperatif, Legislator Bekasi Nyumarno Sambangi KPK: Undangan Tak Sampai ke Alamat KTP
-
Prabowo Janjikan Kampus Kedokteran Gratis
-
50 Medsos Lokal Ramaikan ISMN Yogyakarta Meetup 2026, Bahas Kolaborasi di Era Digital
-
Diduga Disambar Petir, Lantai 5 Tzu Chi School PIK Terbakar: Kerugian Ditaksir Rp200 Juta
-
Gus Ipul Berkelakar soal Khofifah: Tiga Kali Pilgub Lawannya Sama, Bergantian Jadi Mensos
-
Waspada Banjir di Puncak Musim Hujan, Ini 5 Hal Penting yang Wajib Disiapkan
-
Rismon Siap Buka-bukaan di Sidang KIP Besok: Sebut Ijazah Gibran Tak Penuhi Dua Syarat Krusial
-
Tepis Isu Perpecahan Kabinet, Prabowo: Jangan Percaya Analisis Orang Sok Pintar di Medsos!
-
Kisah Warga Cilandak Timur Hadapi Banjir di Balik Tanggul Anyar
-
Megawati Hadiri Penutupan Rakernas I PDIP, Sampaikan Arahan dan Rekomendasi Partai