Suara.com - Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan kuliah umum bertema Presidential Lecture di Lembaga Ketahanan Nasional, Selasa (8/9/2015), pagi.
Dalam pembukaan ceramah, Yudhoyono meminta agar peserta didik Lemhanas tak berhenti menggali pengetahuan strategis di bidang manajemen dan kepemimpinan.
"Selama 10 tahun saya memimpin Indonesia, setiap kali saya ketemu civitas, saya berharap benar, para peserta benar-benar memiliki wawasan strategi, memahami manajemen dan kepemimpinan strategis, dan rencana-rencana strategis," kata Yudhoyono.
Yudhoyono mengatakan dalam sesi kuliah umum kali ini akan menyampaikan beberapa hal yang bersifat strategis dan jangka panjang.
"Inilah arti penting Lemhanas, sebagai pusat pengkajian," kata Yudhoyono yang juga Ketua Umum Partai Demokrat.
Kuliah umum dihadiri, antara lain mantan Menteri Pendidikan M. Nuh, mantan Menteri Menkumham Amir Syamsuddin, mantan Menpora Roy Suryo, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR Edhie Baskoro Yudhoyono, Wakil Ketua DPR Agus Hermanto, dan beberapa pejabat dari unsur Kejaksaan Agung, TNI, dan Polri.
Berita Terkait
-
Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor
-
Rupiah Semakin Tak Berharga, SBY Beberkan Ciri Pemimpin yang Kuat
-
Ace Hasan: Pemerintah Akan Tempuh Jalur Diplomatik untuk Bebaskan Jurnalis RI yang Ditahan Israel
-
Film 'Kupilih Jalur Langit' Resmi Tayang di Bioskop Indonesia!
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga