News / Metropolitan
Rabu, 09 September 2015 | 13:32 WIB
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Muhammad Iqbal [suara.com/Tri Setyo]

Suara.com - Polisi sudah memeriksa rekaman CCTV Apartemen Casa Grande lantai 10, Tebet, Jakarta Selatan, untuk mengusut kematian perempuan asal Jepang, Yoshimi Nishimura (28). Perempuan yang bekerja di perusahaan Yamaha, Pulogadung, Jakarta Timur itu, diduga menjadi korban pembunuhan.

"CCTV sudah diselidiki," ‎kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Muhammad Iqbal‎ di Polda Metro Jaya, Rabu (9/9/2015)

Munculnya dugaan Yoshimi Nishimura meninggal secara tak wajar dari luka lebam pada leher dan paha yang ditemukan penyidik Polsek Tebet. Dari hasil olah TKP, sejumlah barang pribadi korban raib.

"Banyak barang yang ada akan dijadikan petunjuk. HP-nya juga hilang," katanya.

Jenazah Yoshimi Nishimura ditemukan pada Senin (7/9/2015) sekitar jam 09.30 WIB. Adalah Kathrin Septy Brina Ilona (34), orang pertama yang menemukannya. Dia teman korban.

Saat ditemukan, Yoshimi Nishimura mengenakan tank top dan celana dalam serta ditutup selimut.

"Jasad korban telah membusuk terdapat luka pada bagian tubuhnya," kata Kapolsek Tebet Kompol I Ketut Sudarma pada awal pekan lalu.

Untuk memastikan penyebab kematian Yoshimi Nishimura, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta Pusat guna menjalani autopsi.

Penyidik kepolisian telah memeriksa sejumlah saksi, yaitu Kathrin, Rohidin (supir korban), dan Heri Siswono (petugas keamanan apartemen).

Penyidik juga tengah menganalisa kamera tersembunyi di sekitar apartemen.

Load More