Suara.com - Seorang warga Kota Bekasi bernama Ferry Mauludin Arifin Dulhai diketahui masuk dalam daftar korban meninggal dunia dalam insiden robohnya crane Masjidil Haram, Jumat (11/9/2015) waktu Arab Saudi.
"Benar, seorang warga Kota Bekasi meninggal dunia dalam insiden itu atas nama Ferry Mauludin Arifin Duhai meninggal Sabtu (12/9/2015) saat memperoleh perawatan," kata Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Embarkasi Jakarta Bekasi, Azam Mustazam, di Bekasi, Minggu (13/9/2015).
Korban tergabung dalam rombongan yang tengah menjalankan ibadah di Masjidil Haram yang tengah dalam proses pembangunan.
Ferry diketahui tinggal di Jalan Kahuripan Nomor 15 RT007 RW06 Perumahan Jakapermai, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Almarhum bergabung dalam kelompok terbang 12 Embarkasi Jakarta-Bekasi dengan nomor paspor A9464489.
"Saat ini saya dalam perjalanan ke rumah duka di Kota Bekasi untuk mengunjungi keluarga mewakili PPIH," katanya.
Jenazah Ferry dimakamkan di pemakaman umum Arab Saudi bersama sejumlah korban meninggal lainnya. Ia diketahui merupakan korban tewas ketiga warga Provinsi Jawa Barat dalam insiden jatuhnya crane pembangunan Masjidil Haram.
Kedua korban sebelumnya diketahui bernama Iti Rasti Darmin warga Bandung Barat, Kabupaten Bandung Barat, Jovi Lili warga Kota Bandung.(Antara)
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok
-
Pelaku Penembakan Acara Trump Terungkap, Foto Kenakan Kaos IDF Israel Viral
-
Gubernur Pramono Bahas Rencana Konser BTS 2026 Saat Temui Wakil Wali Kota Seoul
-
Candaan Jubir Gedung Putih Viral Usai Insiden Penembakan, Bak Prediksi Masa Depan