Suara.com - Anggota Komisi IX DPR RI Asman Abnur mengatakan insiden jatuhnya crane di Masjidil Haram Arab Saudi adalah murni musibah.
"Itu adalah musibah, dan menurut saya, korban musibah itu mati syahid," kata Asman Abnur di Batam Kepulauan Riau, Minggu.
Saat kejadian, Asman Abnur bersama rombongan Komisi IX lainnya sedang berada di Jeddah untuk evaluasi pelaksanaan haji Indonesia. Dia juga memuji penanganan korban jatuhnya crane. Petugas kesehatan dengan tanggap dan tangkas langsung mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat.
Komisi IX memang tak sempat menjenguk korban jatuhnya crane karena dirawat di beberapa pusat kesehatan berbeda-beda. Namun, dia optimistis pemerintah Arab Saudi dan PPIH daerah kerja Mekkah sudah berupaya maksimal menolong korban.
Asman bercerita, sebelum kejadian naas itu, hujan turun deras dan angin bertiup kencang di Mekkah. "Hujan dan angin kencang sekali," kata dia yang baru saja tiba di Tanah Air pada Sabtu (12/9/2015) sore.
Sementara itu, mengenai penyelenggaraan haji, ia menilai relatif bagus, berdasarkan evaluasi Komisi IX di Tanah Suci.
"Pemondokan tidak ada yang tidak bagus. Gedung, transportasi, luar biasa," kata anggota DPR RI daerah pemilihan Kepri ini. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng
-
Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
-
BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi
-
Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri
-
TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum
-
Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri
-
Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus