Suara.com - Di Amerika Serikat, rombongan Ketua DPR Setya Novanto dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon tidak hanya bertemu pengusaha yang maju menjadi bakal calon presiden dari Partai Republik, Donald Trump, mereka juga menemui sejumlah pengusaha dari Coca Cola, Philip Morris, General Electric dan Freeport.
"Bagi kita Donald merupakan investor. Karena bagaimanapun bayangkan saat ekonomi lagi terpuruk maka ada orang yang ingin berinvestasi ya kita tidak tolak. Presiden saja minta kemana-mana untuk orang lain berinvestasi, masa ada yang minta kita tolak," kata Fadli di DPR, Senin (14/9/2015).
Setya Novanto menambahkan pertemuan dengan Donald Trump merupakan salah satu upaya DPR membantu pemerintah dalam menangani penurunan ekonomi di Indonesia.
"Marilah kita sama-sama membantu pemerintah. Kita juga memberi keyakinan kepada investor di Amerika bagaimana kepastian ekonomi, demokrasi, pajak, transportasi dan infrastruktur kita," ujar dia.
Selain Setya Novanto dan Fadli Zon, rombongan yang berangkat ke Amerika waktu itu, terdiri dari Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen Nurhayati Ali Assegaf (Demokrat), Ketua Komisi III Aziz Syamsuddin (Golkar), Wakil Ketua Komisi I Tantowi Yahya (Golkar), Wakil Ketua Komisi V Michael Watimena (Demokrat), dan anggota BKSAP Julari Batubara (PDI Perjuangan).
Mereka melakukan kunjungan kerja selama 31 Agustus-2 September 2015 untuk menghadiri agenda sidang The 4th World Conference of Speakers Inter Parliamentary Union" di New York.
Di sela acara kenegaraan, pimpinan DPR bertemu Donald Trump di acara sumpah kesetiaan calon presiden dari Partai Republik pada Kamis (3/9/2015) waktu setempat.
Pertemuan tersebut dikecam banyak kalangan. Sejumlah anggota dewan pun melaporkannya ke Mahkamah Kehormatan Dewan karena pimpinan DPR dinilai melanggar etika dewan.
Partai Gerindra pada periode 2009-2014 melarang semua anggotanya, tanpa terkecuali, untuk kunjungan ke luar negeri dengan alasan apapun. Tapi sekarang partai tersebut melonggarkan aturan bagi anggota yang mau ke luar negeri dengan pertimbangan tertentu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan