Suara.com - Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengakui pertemuan rombongan pimpinan DPR dengan salah satu calon presiden Amerika Serikat Donald Trump di New York dibantu pengusaha yang juga Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo. Namun, katanya, pertemuan tersebut tak sepenuhnya diinisiasi Hary Tanoe.
"Kalau ikut mengontak ada benarnya, ketua DPR juga ada koneksi dengan Donald Trump. Hary Tanoe sudah berhubungan itu betul, ikut membantu, tapi bukan fasilitator," ujar Fadli di DPR, Senin (14/9/2015).
Menurut Fadli Zon yang merupakan anggota Fraksi Gerindra dalam pertemuan dengan Donald Trump membahas investasi di Indonesia.
Namun, Fadli membantah bila dia dan pimpinan DPR mendapatkan bayaran lantaran menjadi jembatan bagi Donald Trump bisa berinvestasi di Indonesia.
"Tidak ada fee, amplop, ini untuk kepentingan nasional dalam kondisi ekonomi seperti ini," ujarnya.
Fadli mengakui setelah bertemu dengan Donald Trump, dia mendapatkan bingkisan yang isinya tak disebutkan Fahri.
"Sampai sekarang saja saya belum tahu bingkisannya dimana, katanya si topi bertuliskan Trump," kata Fadli.
Pertemuan pimpinan DPR di acara sumpah kesetiaan calon presiden dari Partai Republik terjadi pada Kamis (3/9/2015) waktu setempat.
Pertemuan tersebut terjadi di saat pimpinan DPR mendapat tugas melakukan kunjungan kenegaraan.
Tag
Berita Terkait
-
Siap Mundur dari Pimpinan DPR? Ini Jawaban Fadli Zon
-
Tim Donald Trump ke Indonesia Bulan Oktober, Ada Perlu Apa?
-
Cerita Lengkap Versi Setya Novanto Soal Perjumpaan dengan Donald Trump
-
Bertemu 30 Menit, Ini Kata-kata Donald Trump pada Setya Novanto
-
Dilaporkan ke MKD Soal Donald Trump, Ini Harapan Setya Novanto
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba