Suara.com - Kepala Badan Narkotika Nasional Komisaris Jenderal Budi Waseso siap dipanggil Kepala Bareskrim Polri Komisaris Jenderal Anang Iskandar jika diperlukan untuk mendalami kasus dugaan korupsi pengadaan crane di PT. Pelindo II.
"Saya sudah serahkan semua. Saya sudah tidak menangani ini, karena saya Kepala BNN. Kecuali saya diperlukan (untuk penyidikan)," kata Budi sebelum rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR, Selasa (15/9/2015).
Budi mengatakan saat dia masih menjabat Kabareskrim Polri, sudah ada satu tersangka kasus kasus dugaan korupsi di Pelindo II.
Namun, katanya, dalam Surat Perintah Dimulai Penyidikan yang diserahkan ke Kejaksaan Agung ketika itu, nama tersangka ditulis dengan tambahan "dan kawan-kawan."
"Pada saat saya dulu, itu cuma satu (tersangka) waktu itu untuk kita naikkan ke penyidikan. Kalau (dkk) itu, ya karena kasus itu kan bersama-sama. Mereka kan bagian dari satu ide," kata Budi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global
-
Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas
-
LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik
-
Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman
-
wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi
-
Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester
-
Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar
-
Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026
-
Kasus Tragis di Kediri, Nenek Diduga Aniaya Cucu hingga Meninggal Dunia