Suara.com - Amerika Serikat (AS) akan menerima lebih banyak pengungsi dari seluruh dunia, termasuk 10 ribu pencari suaka asal Suriah, pada 2016. Demikian dikatakan Menteri Luar Negeri AS John Kerry pada Minggu (Senin WIB).
"Kami sekarang meningkatkan penerimaan menjadi 85 ribu pengungsi dengan setidaknya 10 ribu dari Suriah. Dan pada tahun fiskal berikutnya, kami akan menargetkan 100 ribu," katanya.
Pada tahun fiskal yang berakhir September 2015, negera dengan perekonomian terbesar di dunia itu menerima 70 ribu pengungsi.
Angka itu sangat kecil bila dibandingkan dengan 1 juta pengungsi Suriah, yang akan diterima Jerman pada tahun ini. Dan, lantaran hal tersebut, Washington dikritik karena gagal untuk menerima lebih banyak pengungsi.
Menanggapi kritikan tersebut, Kerry mengatakan bahwa pihaknya dibatasi oleh peraturan keamanan yang diberlakukan setelah serangan 11 September 2001.
"Setelah peristiwa 9-11, kami memiliki undang-undang baru dengan pemeriksaan latar belakang yang memakan waktu lebih lama dari yang kami perkirakan, namun kami tidak bisa mengambil jalan pintas," kata Kerry. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
-
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer
-
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!