Suara.com - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menemui Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (22/9/2015), guna membahas persiapan HUT ke 70 TNI di Pantai Indah Kiat, Cilegon, Banten.
"Saya minta waktu kepada Presiden dengan membawa semua kepala staf untuk melaporkan kesiapan peringatan HUT TNI ke 70," kata Gatot usai pertemuan di Istana Merdeka.
"Saya sampaikan dalam pelaksanaannya ada yang beda yaitu sesuai kebijakan Presiden di mana Indonesia menjadi poros maritim dunia maka tidak ada alternatif lain kita harus punya keunggulan di udara dan laut," Gatot menambahkan.
Karena itu, pada saat HUT nanti, demontrasi kekuatan TNI akan dititikberatkan di Angkatan Laut dan Angkatan Udara dan akan dilakukan demo pertempuran udara dan laut.
"Dalam kesempatan ini saya dan kepala staf angkatan mengundang masyarakat untuk hadir di sana yang sekaligus merupakan pesta rakyat," katanya.
Panglima TNI menyebutkan Presiden Jokowi sudah menyatakan kesediaan untuk menjadi inspektur upacara peringatan HUT TNI.
"Pertimbangan memilih Cilegon karena merupakan tempat yang terdekat dengan Ibu Kota dan personel bisa melakukan demontrasi basah artinya TNI AU bisa benar-benar menembak, AL juga bisa menembak karena kalau di Dermaga Ujung ada Pulau Madura," katanya.
Yang membedakan dengan peringatan sebelumnya adalah adanya demo pertempuran udara dan laut. "Parade dan devile tetap ada tapi tambahannya demontrasi pertempuran," katanya.
Personel yang dilibatkan dalam peringatan itu 5.720 personel. Semua alat utama sistem persenjataan (alutsista) baru milik TNI akan ditampilkan di sana.
"Ketika saya menjadi KSAD, AD sudah melakukan demonstrasi pertempuran di Baturaja. Udara dan Laut belum makanya sekarang kita tunjukkan bagaimana kehebatan AL dan AU," kata Gatot. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Sentil Upaya Pembungkaman, Hasto: Jangan Takut Suarakan Kebenaran Demi Kemanusiaan
-
PAN Beri Sinyal Dukung Prabowo Dua Periode, Zulhas: Realisasikan Program 5 Tahun Nggak Cukup
-
KPAI Ingatkan Bahaya Grooming Berkedok Konten, Desak RUU Pengasuhan Anak Segera Disahkan!
-
Wabup Klaten Benny Wafat di Usia 33 Tahun, Sudaryono: Kepergiannya Kehilangan Besar Bagi Gerindra
-
Wamendagri Wiyagus Tekankan Sinergi Daerah Sukseskan MBG dan Kopdeskel Merah Putih
-
Program Makan Bergizi Tetap Jalan Selama Ramadan, BGN Siapkan Empat Skema Pelayanan Ini!
-
Optimalkan Rp500 Triliun, Prabowo Segera Resmikan Lembaga Pengelolaan Dana Umat
-
Prabowo Siapkan Lahan di Bundaran HI untuk Gedung MUI hingga Ormas Islam, Dibangun 40 Lantai!
-
Ditjenpas Pindahkan 241 Napi High Risk ke Nusakambangan, Total Tembus 2.189 Orang!