Banyak pesan yang ditinggalkan almarhum pengacara senior Adnan Buyung Nasution kepada keluarga maupun kerabat dekatnya. Pengacara senior Todung Mulya Lubis pun mendapatkan amanah dari sang pendiri Lembaga Bantuan Hukum ini.
"Hanya melihat tanpa ucapkan satu kata sampaikan banyak yang penting untuk kita semua saya lihat air mata di pelupuk, tak lama minta kertas dan spidol menulis pesan ke keluarga dan teman," kata Todung saat memberikan kata sambutan di TPU Blad 7, Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Kamis (24/9/2015).
Adnan berpesan kepada Todung untuk terus memperjuangkan keadilan bagi kaum miskin. Dikatakan Todung, di detik-detik akhir hidupnya pria yang diakrab disapa Bang Buyung ini masih tetap memikirkan LBH dan YLBHI.
"Jagalah LBH, YLBHI teruskan pemikiran bagi si miskin dan tertindas waktunya sudah dekat dan mohon pamit," kata Todung.
Todung pun berjanji akan melanjutkan perjuangan Adnan Buyung untuk terus melakukan pembelaan hukum bagi masyarakat miskin.
"Dalam sakit memikir LBH dan YLBHI perjuangan untuk si miskin dan tertindas hidup harus bermakna dan membantu atas nama pegiat hukum kami akan teruskan perjuangan," kata Todung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps
-
Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028
-
Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba
-
Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias
-
Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK
-
Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi
-
Lebih Efisien dari BBM, Seberapa Efektif Truk Listrik Kurangi Emisi?
-
Kejagung Buru Pihak Swasta Pemberi Fee Rp1,5 Miliar ke Ketua Ombudsman Hery Susanto