Suara.com - Otoritas Pemerintah Arab Saudi hingga saat ini masih belum merilis nama-nama korban dalam musibah Mina pada Kamis (25/9/2015) pukul 07.30 waktu setempat.
Karena itu, anggota Tim Pengawas Haji DPR Maman Imanul Haq meminta Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin, selaku Amirul Haji, agar memerintahkan semua petugas mencari tahu jumlah pasti jemaah Indonesia yang wafat dalam insiden yang memakan lebih dari 700 orang tersebut.
"Mulai ketua regu, ketua rombongan, ketua kloter dan seterusnya melakukan pengecekan pada anggota masing-masing, dan dibuat pelaporan resmi berapa jemaah yang wafat dan jadi korban tragedi Mina tersebut," kata Maman saat dihubungi wartawan, Jumat (25/9/2015).
Anggota Komisi VIII DPR yang saat ini sedang berada di Mekkah itu juga sempat melakukan dialog kepada kepala rombangan negara lain. Seluruhnya mengeluhkan lambatnya Otoritas Pemerintah Arab Saudi karena belum merilis nama-nama tersebut.
"Dari Jam 20.00 sampai 02.15 (waktu Arab Saudi) kami mengecek lokasi, berdialog dengan beberapa saksi bahkan yang hampir jadi korban dan mendengar pendapat beberapa kepala rombongan negara lain yang jadi korban seperti Iran, turki dan mesir," katanya.
Selain itu, anggota Majelis Syariah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) meminta kepada rakyat Indonesia untuk mendoakan terus jemaah asal Indonesia, agar diberi keselamatan dalam menunaikan rukun Islam yang kelima tersebut.
"Diharapkan terus berdoa bagi jemaah haji Indonesia agar sehat, lancar dan kembali ke tanah air menjadi haji mabrur,"tutupnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Pemerintah Kecam Kasus Kekerasan terhadap Andrie Yunus, Tegaskan Kasus Harus Diusut Tuntas
-
Indonesia Enggan Dukung Resolusi DK PBB yang Kurang Berimbang pada Iran
-
Viral TikToker Bongkar Lokasi Pertahanan Israel, Iran Diduga Langsung Mengebom
-
Dasco Ungkap Pembicaraannya dengan Prabowo soal Strategi 'Take Over' Gaza
-
KPK Tetapkan 2 Tersangka dalam OTT Cilacap
-
Tetap Buka! Ini Jam Operasional BRI Jakarta Pusat saat Libur Lebaran 2026
-
DPR RI soal Pembelian Rudal BrahMos: Jaga Kedaulatan Tanpa Terjebak Rivalitas Geopolitik
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Pemerintah Minta Polisi Usut Tuntas
-
Buntut Ketegangan Timur Tengah, Pemerintah Siapkan Pemulangan 34 WNI dari Iran
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei