Suara.com - Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa mengatakan distribusi tiga kartu yakni Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, dan Kartu Keluarga Sejahtera kepada penerima diharapkan tuntas pada awal November 2015.
"Kalau kartu pintar sudah proses dan hampir final pencetakan kartu tersebut," kata Khofifah usai takziah ke keluarga almarhum mantan Mustasyar PBNU KH Muchit Muzadi di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (27/9/2015) malam.
Menurutnya, KIS, KIP, dan KKS pada dasarnya menggunakan mekanisme ban berjalan, sehingga ketika data didapat, maka akan segera dicetak dan kemudian akan didistribusikan kepada penerima.
"Mudah-mudahan tiga kartu itu dapat terdistribusi dengan baik dan tuntas didistribusikan pada awal November 2015," tuturnya.
Penyaluran KIS berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan, kemudian KIP berkoordinasi dengan Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sedangkan penyaluran KKS atas koordinasi Kemensos dengan aparat-aparat daerah sampai dengan kepala desa.
Pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk mengurangi angka kemiskinan dengan program Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, dan Kartu Keluarga Sejahtera.
Untuk KIP tersebut menjangkau sebanyak 19 juta siswa di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan KIP dari para siswa dari Kementerian Agama (Kemenag), dengan total anggaran Rp19,662 triliun.
Sementara itu, Khofifah bersama rombongan Muslimat NU Jember juga menyempatkan berdoa ke makam KH Muchit Muzadi yang berada di Tempat Pemakaman Umum Tegalboto yang tidak jauh dari rumah keluarga almarhum.
"Saya adalah anak ideologisnya Mbah Muchit, sehingga keluarga besar beliau mengenal saya. Pesan yang sangat berat dititipkan kepada saya sebelum beliau meninggal adalah jaga khittah NU," ucap mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan itu. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua