Suara.com - Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menjadwalkan memeriksa Ketua Komisi Yudisial (KY) Suparman Marzuki hari ini, Senin, (28/9/2015) dalam statusnya sebagai tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik Hakim Sarpin Rizaldi.
"Pemanggilan hari Senin tanggal 28 September pukul 10.00 guna didengar keterangannya sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana pencemaran nama baik dan fitnah," kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Kombes Umar Surya Fana.
Panggilan pemeriksaan tersebut tercantum dalam surat panggilan nomor S.Pgl/2695/IX/2015/Dit Tipidum.
Selain Suparman, Bareskrim juga akan memeriksa anggota KY Taufiqurrohman Syahuri yang juga menjadi tersangka dalam kasus yang sama. Panggilan terhadap Taufiq tercantum dalam surat panggilan nomor S.Pgl/2540-a/IX/2015/Dit Tipidum. Keduanya diperiksa untuk melengkapi berkas perkara sesuai petunjuk Kejaksaan.
Pada awal Agustus 2015, Bareskrim telah menyerahkan berkas dua tersangka tersebut ke Kejagung. Namun, berkas atau dikembalikan ke penyidik Bareskrim karena masih ada kekurangan.
Diberitakan sebelumnya, Bareskrim Polri menyatakan bahwa Ketua KY Suparman Marzuki dan anggota KY Taufiqurrohman Syahuri telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan Hakim Sarpin Rizaldi.
Dalam laporannya ke Mabes Polri pada 18 Maret, Sarpin menganggap pernyataan dua terlapor yang dimuat di media massa telah mencemarkan nama baiknya. Kedua terlapor, dalam hal ini, mengkritik putusan Sarpin atas praperadilan Komjen Budi Gunawan. (Antara)
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Tragis! Gagal Salip Bus, Pemotor di Jakarta Barat Tewas Terlindas di Flyover Pesing
-
Zulhas Pastikan Stok Beras Aman hingga 2027 Meski Ada Ancaman El Nino Godzilla
-
Respons Arahan Presiden, BGN Segera Operasikan 900 SPPG untuk Jangkau Daerah Terpencil
-
Tentara Angkatan Laut Bunuh Istri Sendiri, Mayatnya Disimpan di Kulkas
-
Harga Plastik Melejit, Zulhas Dorong Transisi ke Kemasan Ramah Lingkungan
-
Iran Sebut Blokade AS di Selat Hormuz Bisa Ganggu Gencatan Senjata
-
Cari Sensasi Berujung Jeruji: 3 'Bang Jago' Tawuran di Taman Sari Diciduk, Satu Pelaku Positif Sabu!
-
Anak Joe Biden: Founding Father Pasti Malu AS Punya Presiden seperti Donald Trump
-
Pramono Anung Klarifikasi Jual Nama Halte ke Parpol: Cuma Bercanda
-
Bukan Hanya Hutan, Blue Carbon Jadi Kunci Baru Redam Krisis Iklim: Seberapa Efektif?