Suara.com - Panglima Kodam V/Brawijaya, Mayor Jenderal TNI Sumardi menginstruksikan semua prajurit TNI AD di jajarannya tidak memiliki istri simpanan atau perempuan simpanan, karena hal itu bisa merusak citra institusi dan pribadi yang bersangkutan.
Hal ini juga terkait jelas dengan moralitas personel dan institusi, di semua lini dan tingkatan.
"Itu bisa menghancurkan kita," kata Sumardi, saat menyampaikan pengarahan kepada para perwira TNI/Polri di ruang pertemuan Markas Polres Pamekasan, Senin (28/9/2015).
Sumardi datang ke Pamekasan bersama Kepala Polda Jawa Timur, Inspektur Jenderal Polisi Anton Setiadji.
Ini kunjungan dia mereka berdua di Pulau Madura, setelah sebelumnya ke Bangkalan dan Sampang, dan terakhir di Kabupaten Sumenep, guna mengecek kesiapan pelaksanaan Pilkada serentak di wilayah itu.
Selain melarang prajurit TNI AD setempat dan Polri memiliki istri simpanan, dia juga memerintah kepada seluruh prajurit agar tidak terjadi perkelahian, sebagaimana pernah terjadi di daerah lain.
"Prajurit tidak boleh terlibat narkoba. Kita harus disiplin dan menjadi contoh atau panutan masyarakat," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing
-
Sekolah Rakyat Tuban Tunjukkan Dampak Positif, Sekolah Permanen Disiapkan