Sepuluh jabatan strategis di jajaran TNI Angkatan Darat akan diserahterimakan dalam sebuah upacara militer yang dipimpin oleh Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Mulyono di Lapangan Hitam, Markas Divisi I/Kostrad, Cilodong, Depok, Jawa Barat, Jumat (31/7/2015).
Sepuluh perwira tinggi TNI AD yang akan menerima serah jabatan hari ini, adalah Pangkostrad Mayjen TNI Edy Rachmayadi, mantan Panglima Kodam I/Bukit Barisan; Komandan Kodiklat TNI AD Mayjen TNI Agus Sutomo; Pangdam II/Sriwijaya Mayjen Purwadi Mukson, mantan Wadan Kodiklat TNI AD; Pangdam IV/Diponegoro Mayjen Jaswandi, mantan Aspers KSAD.
Selain itu, Pangdam XVI/Pattimura Mayjen Doni Monardo, mantan Danjen Kopassus; Pangdam V/Brawijaya Mayjen Sumardi, mantan Gubernur Akmil; Danjen Kopassus Brigjen TNI Muhammad Herindra, mantan Kasdam III/Siliwangi; Komandan Sesko TNI AD (Seskoad) Brigjen Pratimun, mantan Wadan Seskoad; Komandan Pusat Polisi Militer TNI AD Brigjen Dodik Widjanarko, mantan Wadan Puspomad dan Gubernur Akmil Brigjen Hartomo, mantan Danpusintel TNI AD.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Wuryanto mengatakan pelaksanaan serah terima jabatan kali ini berbeda dengan biasanya yang dilakukan di dalam ruangan di Mabesad, kini dilaksanakan di depan pasukan.
"Cilodong dipilih sebagai tempat sertijab karena lebih representatif dan untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat," katanya.
Menurut dia, sertijab dilakukan secara bersamaan juga dimaksudkan untuk efisiensi waktu karena pada saat ini pejabat-pejabat tersebut harus segera melaksanakan tugas barunya di satuan masing-masing.
Para prajurit peserta upacara dari berbagai kesatuan di TNI AD sudah berkumpul di sisi lapangan. Sejumlah alutsista juga disiapkan untuk memeriahkan acara, seperti kendaraan tempur tank Leopard, tank Scorpion, dan beberapa meriam. (Antara)
Berita Terkait
-
Begini Jalur Evakuasi Korban Pesawat ATR42-500 dari Puncak Gunung Bulusaraung
-
Rekrutmen TNI AD 2026: Jadwal, Syarat Pendidikan, Batas Usia, dan Ketentuan Fisik
-
KSAD Minta Media Ekspos Kerja Pemerintah Tangani Bencana Sumatra
-
Operasi Gabungan Bongkar Jaringan Narkoba Terstruktur di Kampung Berlan
-
Kematian Kacab Bank: Polisi Tambah Pasal Pembunuhan, Tiga Anggota Kopassus Jadi Tersangka
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing
-
Sekolah Rakyat Tuban Tunjukkan Dampak Positif, Sekolah Permanen Disiapkan