Suara.com - Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, tepatnya di ruangan Biro Hukum dan Humas dimasuki maling, Senin malam (28/9/2015).
Kapolsek Sawah Besar Kompol Ronald Purba mengungkapkan, kejadian itu baru diketahui oleh karyawan yang baru sampai di kantor pada pagi hari.
Dia mengaku, pihaknya pun masih kesulitan untuk mengungkap kasus pencurian ini karena di ruangan tersebut tidak dipasangkan CCTV.
"Kami belum tahu jam pastinya pencuri masuk ke ruangan karena baru ketahuan ruangan itu kecurian pagi hari, saat karyawan masuk. Dan juga tidak ada CCTV di sana, sehingga agak sulit mencari petunjuk," kata Ronald ketika dikonfirmasi, Selasa (29/9/2015).
Dari peristiwa ini, kata Ronald, sejumlah barang-barang elektronik raib, diantaranya laptop, kamera SLR.
Dia memperkirakan kerugian yang dialami dari pencurian ini mencapai ratusan juta rupiah.
"Yang hilang elektronik semua, seperti laptop, kamera potret, kamera perekam, lensa kamera yang ditaksir jumlahnya cukup besar, mungkin seratus juta," kata Ronald.
Terlebih Ronald juga mengatakan pihaknya juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selain itu, polisi juga telah memintai keterangan beberapa karyawan sebagai saksi.
"Saksi sudah tiga, ada karyawan, pekerja cleaning service, dan pelapornya sendiri yang bertanggungjawab atas ruangan itu," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Lampu Hijau! Hasil Revisi UU Polri Segera Diketok di Rapat Paripurna
-
Prabowo Dinilai Tak Pahami Masalah Rakyat, Istana Langsung Membantah
-
Jakarta 499 Tahun: Kota yang Berlari, Kelas Menengah yang Kehabisan Napas
-
Qadari Bantah Pemerintah Tone Deaf di Tengah Tekanan Ekonomi: Kritik Masyarakat Didengar
-
RS Pondok Indah Beroperasi Tanpa SLF Aktif Sejak 2024: Sedang Proses Perpanjangan
-
Pecah Kongsi? Donald Trump Ultimatum Benjamin Netanyahu: Bibi, Kamu Harus Hati-hati
-
BPJS Kesehatan Beri Kepastian Jaminan Kesehatan Para Petugas SPPG
-
Bupati Muara Enim Edison Tiba di KPK Usai Terjaring OTT
-
Qadari Bocorkan Jurus Main Saham Saat IHSG Bergejolak: Cuan 40 Persen Langsung Out
-
Donald Trump Pede Akan Umumkan Kemenangan Mutlak Perang dengan Iran