Akhirnya polisi berhasil menemukan identitas mayat anak perempuan yang ditemukan di dalam sebuah kardus tersebut. Anak tersebut diketahui anak Sekolah Dasar (sd) yang duduk dibangku kelas dua.
"Kita sudah mengetahui identitasnya. Namanya adalah Putri, dan seorang siswi SD yang baru saja kelas dua di Rawa Lele Kelurahan Kali Deres, Jakarta Barat," kata Kapolsek Kalideres Komisaris Darmawan Karosekali kepada wartawan, Sabtu (3/10/2015).
Setelah mendapatkan identitasnya, saat itu juga polisi langsung menghubungi orangtua si korban. Dan memberikan informasi, bahwa anaknya tersebut sudah berada di Rumah Sakit Polri, Keramat Jati, Jakarta Timur. Pihak keluarga Putri pun langsung ke rumah sakit.
"Posisi mayat di RS Polri. Masih belum bisa diambil keluarga, karena masih harus kita otopsi untuk mencari tahu apa motifnya dan mendalami lagi kasus ini," ujarnya.
Penemuan mayat seorang anak perempuan di dalam kardus ditemukan di pinggir jalan tol Jalan Sahabat RT 6 RW 5, Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (2/10/2015) sekitar pukul 22.30 WIB. Dari laporan dari salah seorang ketua RW setempat, mayat perempuan tersebut diperkirakan berumur delapan tahun sampai dengan sepuluh tahun.
Sementara itu, juga ditemukan banyaknya darah yang keluar dari hidung, kuping sebelah kiri, dan bibir bagian atas membengkak.
"Selain itu mayat dalam kondisi mulut tersumpal buntalan kain putih, mulut, tangan, dan kaki dilakban, dari vagina mengeluarkan darah, dan adanya luka gores dipinggang sebelah kiri sekitar 10 centimeter," katanya.
Setelah banyaknya temuan luka di tubuhnya, diduga mayat tersebut sebelum meninggal sempat diperkosa terlebih dahulu, karena dibagian vaginanya mengeluarkan darah. (Nur Habibie)
Tag
Berita Terkait
-
Mayat Anak Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Kalideres
-
Mayat Letnan Dua TNI AL Ditemukan di Jurang, Diduga Dibunuh
-
Polisi Yakin Alumni UI Jatuh dari Apartemen Karena Kecelakaan
-
Polisi Dalami Penemuan Mayat Perempuan Berdaster di Tol Cikampek
-
Tewas di Hotel, Turis Prancis Sempat Bilang Keracunan di Telepon
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
Terkini
-
Dompet Dhuafa Pastikan Hewan Kurban Jantan Sehat dan Sesuai Syariat
-
Kecelakaan KA Bekasi Timur, Komisi V DPR Dorong Percepatan Flyover Bulak Kapal
-
Tunaikan Kurban di Shopee: Hadirkan Pengalaman Berkurban yang Praktis, Banyak Pilihan & Tepercaya
-
Heboh Selebgram AWS Jadi Korban Begal, Polisi Bongkar Fakta Sebenarnya
-
Sebut Kasus Nadiem Makarim Bukan Kelalaian Biasa, Pengamat: Siasat Korporasi yang Sangat Rapi
-
Kaca Pecah, Bus Transjakarta Ditabrak Sesama Armada di Depo Kampung Rambutan
-
SPMB SMA SMK di Sekolah Maung 2026 Digelar, Ini Waktu dan Jalur Pendaftarannya
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Kata-kata Pemerintah Indonesia Tahu Aktivis Global Sumud Flotilla Disiksa Israel
-
Menko PMK Pratikno Mengaku Selalu Ketakutan Setiap Ditelepon Menteri PPPA, Ada Apa?