Suara.com - Menteri Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir menyatakan terus melakukan pengawasan ketat terhadap semua perguruan tinggi yang ada di Tanah Air.
Ini dilakukan, kata Nasir, demi sistem pembelajaran yang lebih baik dan mencapai rasio ideal antara jumlah dosen dan mahasiswa.
"Semua perguruan tinggi kami monitoring dengan ketat. Saya melihat masih ada perguruan tinggi yang memiliki rasio dosen dan mahasiswa lebih dari 1 banding 100 bahkan ada yang 1 banding 750," ujar Nasir usai membuka acara pameran sains dan teknologi Indonesia-Jerman di Jakarta, Senin.
Ia melanjutkan, berdasarkan peraturan menteri yang ada, perbandingan jumlah ideal di perguruan tinggi swasta adalah 1:30 untuk mata kuliah eksakta dan 1:45 untuk sosial.
Sementara pada perguruan tinggi negeri, 1:20 untuk eksakta dan 1:30 untuk ilmu-ilmu sosial.
Selain itu, Menristekdikti mengimbau semua perguruan tinggi di Indonesia, terutama swasta, agar memberikan data lengkap tentang jumlah dosen dan mahasiswa yang dimiliki.
"Kalau tidak ada, lebih baik tidak usah terima mahasiswa baru," ujar Nasir.
Terkait sanksi perguruan tinggi yang melanggar ketentuan, Nasir menegaskan pihaknya tidak langsung menghentikan operasional kampus tersebut.
Namun, terlebih dahulu akan diberikan karantina, sebagai kesempatan untuk melakukan perbaikan-perbaikan, salah satunya menyeimbangkan jumlah mahasiswa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement