Suara.com - Sebanyak 693.185 peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) mengikuti tes masuk di 74 panitia lokal di sejumlah kota di Tanah Air.
"Pendaftar seleksi bersama tersebut mengalami kenaikan 4,31 persen dari tahun sebelumnya sebanyak 664.509 menjadi 693.185," ujar Ketua Panitia SBMPTN, Rochmat Wahab, di Jakarta, Selasa (9/6/2015).
Dia menjelaskan peningkatan tersebut menunjukkan bahwa akses untuk menggapai pendidikan semakin luas. Dari 693.185 tersebut, sebanyak 90.686 diantaranya pendaftar merupakan peserta Bidikmisi. Menurut Rochmat, daya tampung mahasiswa yakni 99.223 kursi.
"Ujian terdiri dari sains teknologi, sosial humaniora dan campuran." Rochmat menjelaskan peserta yang memilih sains teknologi sebanyak 693.185, sosial humaniora sebanyak 674.611 dan campuran 617.932.
"Sampai saat ini, belum ada masalah berarti. Soal-soal sudah disalurkan ke daerah-daerah,"kata dia.
Dia menjelaskan semua panitia lokal siap untuk menyelenggarakan SBMPTN yang akan dilangsungkan pada 9 Juni. Untuk ujian keterampilan dilangsungkan 10 hingga 11 Juni. Sebanyak 14 PTN baru akan didampingi PTN lainnya. Materi soal SBMPTN disesuaikan dengan daerahnya.
"Ada yang kelas satu, menengah dan bawa. Tujuannya, jangan sampai ada soal yang tidak bisa dijawab," pungkasnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Cara Cek Hasil SNBP 2026, Ini Tandanya Kalau Anda Lolos PTN Impian
-
Persaingan Ketat UTBK-SNBT, Ini Cara Siswa Mengukur Kesiapan Lewat Tryout
-
Jawab Kritik Rektor Paramadina, Wamendiktisaintek Tegaskan Fokus Pemerintah Bukan Kuota PTN
-
Gagal Lolos PTN? Ini Daftar 15 Kampus Swasta Terbaik di Indonesia 2025
-
Berapa Biaya SNBT 2025? Cek Rincian Lengkap dan Jadwal Terbarunya
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026
-
Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia