Suara.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengaku bakal menindak pelanggaran yang dilakukan pengemudi ojek online yang kerap mangkal di bahu jalan di Jakarta. Tidak hanya itu, penertiban juga dipastikan akan dilakukan kepada ojek pangkalan.
"Ojek pangkalan sama ojek online sama saja. Jika melanggar pada kawasan yang tidak semestinya, akan kami tindak. Misalkan pada bahu jalan maupun persimpangan-persimpangan," kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Risyafudin Nursin, kepada wartawan, Selasa (6/10/2015).
Menurutnya, tidak perlu membentuk satgas untuk menindak pelanggaran yang kerap dilakukan oleh pengemudi ojek online maupun ojek pangkalan. Namun dia memastikan, operasi penertiban ojek online dan ojek pangkalan ini akan dilakukan secara rutin.
"Tidak perlu melakukan suatu operasi kegiatan terpadu. Operasi biasa saja. Harapannya supaya tidak terjadi kesemerawutan dan tidak terjadi kepadatan," kata Risyafudin.
Sebelumnya, Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta telah menindak tegas sepeda motor ojek yang kedapatan mangkal di atas trotoar, karena sangat mengganggu pejalan kaki.
"Mulai hari ini kita akan beroperasi. Kami angkut sepeda motor mereka yang mangkal di trotoar," kata Kepala Dishubtrans DKI, Andri Yansyah, di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (5/10/2015).
Tindakan ini, kata Andri, terutama menyasar tukang ojek dari Gojek, Grab Bike, maupun armada ojek berbasis online lainnya.
"Kita akan berikan teguran ke mereka (Gojek dan Grab Bike), supaya para pekerjanya itu tidak mangkal lagi di trotoar," kata Andri.
Sementara, Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional Dishubtrans DKI, Maruli Sijabat menambahkan, akan menurunkan personel ke pangkalan-pangkalan ojek yang dikeluhkan masyarakat. Aturan tersebut pun sudah tercantum dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2014 tentang Transportasi dan Perda Nomor 8 tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.
"Kita akan turunkan personel ke beberapa titik yang krusial, dan melakukan operasi dengan mengangkut sepeda motor ojek online," jelasnya.
Lebih jauh, dikatakan Maruli, pihaknya kemarin telah menegur pengemudi ojek dan melakukan penertiban di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
"Memang sekarang sudah banyak. Mereka sengaja mangkal. Bahkan kemarin, kami copot spanduk di pangkalan dan membubarkan mereka," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Kerajinan 'Anam Kepang', Esensi Edukatif yang Mati Ditelan Zaman
-
7 Negara di Asia yang Merayakan Kemerdekaan pada Bulan Agustus, Tak Cuma Indonesia
-
Spanduk 10 Meter 'Belum Merdeka dari Asap' Bentang di CFD Jembatan Ampera
-
Dilema Perayaan Kemerdekaan dan Iuran Besar yang Memberatkan Warga
-
AJI Pekanbaru-GREEN for Riau Initiative Gelar Workshop dan Fellowship
-
3 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Dapur Menurut Feng Shui, Bikin Rezeki Seret
-
4 Ide OOTD Y2K Revival Style ala Natty KISS OF LIFE, Timeless dan Stylish!
-
Kilang Minyak Aramco Diserang Houthi, Asap Tebal Membumbung di Arab Saudi
-
Merdeka dari Gaya Hidup Konsumtif: Gen Z Siap Tinggalkan Budaya Checkout?
-
Puluhan Ton Ikan Mati Tiap Bulan, Sungai Batanghari Makin Sekarat