Suara.com - Jamaah haji Indonesia yang meninggal dalam peristiwa di Jalan 204, Mina, bertambah 17 orang dari 103 orang menjadi 120 orang.
"Pada Rabu 7 Oktober pukul 08.00 Waktu Arab Saudi atau pukul 12.00 Waktu Indonesia Barat, kami laporkan jumlah jamaah haji Indonesia yang wafat bertambah 17 orang," kata Kepala Daerah Kerja (Daker) Mekah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 1436H/2015M Arsyad Hidayat di Mekkah, Arab Saudi, Rabu (7/10/2015).
Arsyad menjelaskan, dari 120 WNI yang meninggal dalam tragedi Mina itu terdiri dari 115 orang merupakan jamaah asal Indonesia dan lima orang WNI yang telah bermukim di Arab Saudi.
Penemuan atau identifikasi jenazah jamaah yang wafat pada hari ini, kata Arsyad, seluruhnya merupakan jamaah asal Indonesia yang sebagian besar berasal dari Jawa Barat.
"Mereka semua diidentifikasi berdasarkan pencarian file dokumen jenazah yang ada di pemulasaran mayat, Al Mu'ashim, Mekkah," ujar Arsyad.
Dengan penemuan dan identifikasi korban baru tersebut, lanjut dia, saat ini masih ada delapan jamaah yang masih belum kembali ke pemondokan mereka, turun dibandingkan pengumuman sebelumnya sebanyak 25 orang.
Mereka yang masih hilang berasal dari kloter 14 embarkasi Batam (BTH 14) sebanyak tiga orang dan JKS 61 sebanyak lima orang. Sedangkan jumlah jamaah yang masih dirawat tetap berjumlah lima orang.
"Kami dari tim PPIH dari unsur Kemenag, Kemenkes, TNI dan DVI dan KJRI akan senantiasa menelusuri jamaah yang belum kembali sampai hari ini," ujar Arsyad.
Ketujuh belas nama baru yang diidentifikasi meninggal tersebut sebagian besar berasal dari kloter 61 embarkasi Jakarta-Bekasi, (JKS 61). Berikut daftar mereka:
1. Yoyom Maryam Abdullah dengan nomor passpor B1200064
2.Tintin Mulyatin Ahmad Sujadi dengan nomor passpor B0933088
3. Euis Komariah Muharam dengan nomor passpor B0724731
4. Ira Kusmira Dede Herlan dengan nomor passpor B0733174
5. Rumiyati Muhnyono Azali dengan nomor passpor B143885
6. Ade Sutarna Atang dengan nomor passpor B0932992
7. Suparman Sarkosih Lamiri dengan nomor passpor B0476613
8. Dik dik Mochamad Tasdik dengan nomor passpor B0733180
9. Dahlan Djambek Ardiwijaya dengan nomor passpor A0733180
10. Rohendi Iskandar Hadiwijaa dengan nomor passpor B0476603 Surabaya
11. Wati Ibrahim Saman (SUB 28) dengan nomor passpor B1027953
12. Zaini Mauelan Ishaq (SUB 48) dengan nomor passpor A6884560
13. Masykur Atmino Asti (SUB 48) dengan nomor passpor B10231173
14. Siti Asiah Paijan Wiryo (SUB 36) dengan nomor passpor B1021771
15. Mulyono Demo Kaimihan (SUB 36) dengan nomor passpor B1021803 Makasar
16. Lasikki Laompo Rahman (UPG 10) dengan nomor passpor B0693314 Solo
17. Sugeng Triyanto Soeratman Hadimulyo (SOC 62) dengan nomor passpor B0876704. (Antara)
Tag
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Akses Terputus Sepekan, Kepala BNPB Instruksikan Percepatan Penanganan Longsor Jepara
-
Hujan Lebat dan Angin Kencang Bayangi Akhir Pekan Jakarta
-
Belajar dari Broken String Aurelie Moeremans: Mengapa Korban Sulit Lepas dari Jerat Pelaku?
-
Bupati Bogor Tak Mau Tutup Mata, Rudy Susmanto Janji Telusuri Kabar Korban Jiwa di Pongkor
-
Balik Kampung Bangun Masjid Rp1 Miliar, Haji Suryo Siapkan 3.000 Loker di Lampung Timur
-
Misteri Asap di Nanggung: Video Evakuasi Viral Disebut Hoaks, Tapi Isu Korban Jiwa Terus Menguat
-
Bukan Sekadar Elektoral, Legislator Gerindra Sebut Era Prabowo Sebagai Fase Koreksi Sejarah
-
JATAM Ungkap 551 Izin Industri Ekstraktif Kepung Sumatra, Masuk Kawasan Rawan Bencana
-
Mobil Listrik Terbakar Hebat di Tol Lingkar Luar, Penyebabnya Diduga Korsleting
-
Mayat Pria Tanpa Identitas dengan Luka Lebam Mengapung di Kali Ciliwung, Korban Pembunuhan?