Suara.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan Indonesia telah mengerahkan 25 pesawat dan helikopter untuk "water bombing" dan hujan buatan guna mengatasi kabut asap.
"Sebanyak 25 pesawat dan helikopter sudah dikerahkan," kata Kapusdatin Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho melalui siaran pers di Jakarta, Kamis (8/10/2015).
Selain itu, kata dia, sebanyak 22.146 personel juga dikerahkan untuk memadamkan api di enam provinsi.
"Di Sumatera Selatan telah dikerahkan lima helikopter, dua pesawat Air Tractor water bombing dan satu pesawat Casa hujan buatan," katanya.
Selain itu, sebanyak 3.694 personel gabungan TNI, Polri dan lainnya juga telah dikerahkan.
Meski demikian, kata dia, Indonesia siap menerima bantuan dari luar negeri untuk mengatasi bencana asap di Sumatera dan Kalimantan.
"Presiden sudah menyatakan bahwa Indonesia membuka bantuan dari luar negeri," katanya.
Dia menambahkan, bantuan dari luar negeri diharapkan dapat mempercepat pemadaman api dan asap.
"Bantuan yang diharapkan adalah pesawat water bombing yang memiliki kapasitas besar, yang mampu mengangkut air lebih dari 10 ton," katanya.
Bantuan internasional tersebut, kata dia, nantinya akan bergabung dengan personil dari Indonesia, baik untuk operasi darat dan udara. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya
-
Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?
-
Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak
-
Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen
-
Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan
-
Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia
-
Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam
-
Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret
-
Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi
-
Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!