Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memperkirakan pengeboran bawah tanah proyek pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) akan rampung pada tahun 2016.
"Kemungkinan, pekerjaan pengeboran untuk pembangunan stasiun bawah tanah proyek MRT di ibu kota akan selesai secara keseluruhan pada akhir 2016," kata Basuki di Jakarta, Kamis.
Menurut dia, saat ini pengeboran bawah tanah MRT tersebut sudah sejauh 12 meter, dan penggaliannya pun masih terus dilakukan selama 24 jam setiap hari atau tanpa berhenti.
"Memang dibutuhkan proses yang panjang untuk mengerjakan pekerjaan pengeboran bawah tanah, karena selain mengebor, mesin bor atau Tunnel Boring Machine (TBM) juga langsung memasang dinding terowongan," ujar Basuki.
Lebih lanjut, dia menuturkan setelah pembangunan MRT sudah rampung, pihaknya juga akan segera membangun stasiun-stasiun yang terintegrasi dengan berbagai macam moda transportasi di Jakarta.
"Jadi, kita ingin semua moda transportasi yang ada di Jakarta ini saling terintegrasi satu sama lain. Dengan begitu, transportasi umum akan semakin mudah diakses banyak orang," tutur Basuki.
Mesin bor bawah tanah atau Tunnel Boring Machine (TBM) yang sudah mulai dioperasikan sejak 21 September 2015 memiliki dimensi dengan diameter sekitar 6,7 meter dan memiliki berat sekitar 323 ton.
Sementara itu, terdapat dua mesin bor yang digunakan untuk membangun stasiun-stasiun MRT bawah tanah. Satu unit TBM sudah berada di lokasi pengeboran pertama yaitu di Patung Pemuda, Senayan, Jakarta Pusat.
Sedangkan, saat ini satu unit mesin bor yang sama sedang dirakit di tempat perakitan di Cakung, Jakarta Timur, sebelum dibawa ke lokasi pengeboran stasiun bawah tanah MRT lainnya. (ANTARA)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Pakai Baju Koko Putih, Prabowo Hadiri Acara Munajat Bangsa-Pengukuhan Pengurus MUI di Istiqlal
-
Sempat Kabur Saat OTT, Pemilik PT Blueray John Field Menyerahkan Diri ke KPK
-
Semarang Jadi Pelopor Meritokrasi di Jateng, 12 Pejabat Dilantik Lewat Sistem Talenta
-
Nyanyian Saksi di Sidang: Sebut Eks Menaker Ida Fauziyah Terima Rp50 Juta, KPK Mulai Pasang Mata
-
Diduga Demi Kejar 'Cuan' Bisnis, Anak Usaha Kemenkeu Nekat Suap Ketua PN Depok Terkait Lahan Tapos
-
Kapolres Tangsel Laporkan Gratifikasi iPhone 17 Pro Max ke KPK, Kini Disita Jadi Milik Negara
-
Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Obat Keras, 21 Ribu Butir Disita dari Dua Lokasi
-
Usai Kena OTT KPK, Ketua dan Waka PN Depok Akan Diperiksa KY soal Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok