Suara.com - Kebakaran yang terjadi di sebuah pasar di kawasan Tanah Abang, Jakarta, menghanguskan puluhan hingga ratusan kios semi permanen.
"Berdasarkan laporan sementara dari Kepala Pasar, ada sekitar 136 kios yang terbakar," kata Lurah Kebon Melati, Tanah Abang, Winetrin di lokasi kejadian di Jakarta, Minggu dini hari (11/10/2015).
Winetrin juga mengatakn, jumlah tersebut bersifat sementara karena pihaknya masih menunggu perhitungan pasti jumlah kios yang terbakar dan total kerugian yang diderita dari pengelola Pasar Kebon Melati yang terletak di Jalan Sabeni, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
"Sifatnya masih sementara, karena masih menunggu perhitungan resminya termasuk jumlah kerugian yang diderita oleh para pedagang," katanya.
Kepala Pasar Kebon Melati Fadilah mengatakan kebakaran tersebut menimpa 136 kios yang sebagian besar adalah kios sayur dan buah-buahan di Blok B kompleks pasar yang memiliki jumlah total 403 kios itu.
"Kebakaran terjadi di Blok B dan menghanguskan 136 dari 403 kios di pasar yang memiliki empat blok ini," katanya.
Fadilah mengaku dirinya mendapat kabar terkait kebakaran sejak pukul 01:00 WIB pada Minggu (11/10/2015) dini hari dari pengusaha warung makan di pasar tersebut.
"Saya dapat laporan sejak pukul 01:00 WIB dari pengusaha Warteg yang juga bilang penyebabnya arus pendek listrik," ujar Fadilah. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang