Suara.com - Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat, Nachrowi Ramli (Nara), menyatakan siap kembali maju bertarung di Pilkada 2017 melawan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Nara, yang asli Betawi, mengakui jika Demokrat memang belum melakukan proses penyaringan. Kendati demikian dia mengklaim kalau Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah mempersiapkan dirinya untuk maju.
"Penjaringan gubernur belum dibuka, tapi sudah didata, kenapa, salah satunya adalah saya," kata Nara saat hadir dalam acara deklarasi Partai Idaman di Tugu Proklamasi Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (14/10/2015).
Saat ditanya apakah Demokrat nanti akan berkoalisi saat Pilkada, bekas kandidat cawagub ini mengatakan belum tahu sikap politik yang bakal ditempuh menghadapin Pilkada Jakarta 2017.
"Lagi dilihat ombaknye gimana, sebab kalau ombaknya gede ikannya kecil, begitu juga sebaliknya," terang Nara.
Nara yang kalah tanding dengan Ahok saat Pilkada 2012 lalu menegaskan kalau Demokrat pasti bakal ikut campur menentukan masa depan Jakarta.
"Kalau Demokrat tetap ikut ambil bagian dalam menentukan nasib Jakarta. Sebab sebagian warga Jakarta kan kader Demokrat, kita sudah persiapan, kita berandai-andai pimpinan kayak gimana, program rakyat kayak apa," tutupnya.
Hingga kini sudah ada 4 nama yang mulai terbuka bakal berterung di Pilkada 2017 Jakarta, selain Nara, ada juga nama mantan Menpora Adhyaksa Dault, pengusaha Sandiaga Uno dan Ahok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti
-
Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah
-
Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan
-
Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan
-
Revisi UU Pemilu Masuk Tahap Awal, Anggota Komisi II DPR Beberkan 10 Isu yang Akan Dikaji
-
22 Tahun Digantung DPR, Aktivis Sebut Penundaan RUU PPRT Sebagai Ujian Moral Bangsa
-
Menkes Budi Bongkar Jutaan Orang Kaya Nikmati Subsidi BPJS: Demi Keadilan Kita Hapus!
-
Hasil Studi IHDC: 1 dari 5 Anak Jakarta Alami Gangguan Memori Akibat Anemia
-
Rekrutmen Nasional 30 Ribu Manajer Koperasi Desa Resmi Dibuka, Ini Syaratnya
-
Rismon Bantah Terima Uang Damai Kasus Ijazah Jokowi, Sebut Tuduhan Tak Masuk Akal