Anggota DPR dari Fraksi PPP Fanny Safriansyah atau Ivah Haz [suara.com/Bagus Santosa]
Anna Susilowati, istri anggota Komisi IV DPR Fanny Safriansyah atau Ivan Haz akan dipanggil oleh Polda Metro Jaya awal pekan depan, Senin (19/10/2015). Anna akan diperiksa sebagai terlapor dugaan penganiayaan terhadap dua pembantunya, berinisial R dan E.
"Istri IH (Ivan Haz) akan dipanggil Senin depan oleh penyidik Polda untuk diperiksa sebagai saksi dua PRT-nya yang jadi korban kekerasan," kata tim kuasa hukum korban, Ratna Batara Munti yang juga Direktur LBH APIK di kantor Jaringan Nasional Advokasi Pekerja Rumah Tangga (JALA PRT) di Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (15/10).
Sebelumnya, Jumat (9/10/2015), pekan lalu Anna juga telah dipanggil Polisi untuk diperiksa sebagai saksi terlapor dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap baby sitter-nya, Toipah (20).
Ratna menuturkan, Anna dan suaminya Ivan Haz, yang merupakan anak kandung mantan wakil Presiden Hamzah Haz, dilaporkan oleh dua pembantunya ke Polisi kasus dugaan penganiayaan.
"Kedua PRT telah diperiksa Polda atas laporan dugaan penganiayaan IH dan istrinya," kata Ratna.
Ratna menceritakan, R dan E kabur dari dari rumah majikannya di apartemen ASCOT lantai 14, Jakarta Pusat lantaran sudah tak kuat mendapatkan kekerasan dan penganiayaan oleh Ivan Haz dan istrinya Anna. Kedua korban sudah diperiksa di rumah sakit dan divisum.
"Mereka melarikan diri dari rumah majikannya setelah mengalami kekerasan. Kasus ini sekarang sedang diproses Polisi," ungkapnya.
Sementara itu, kedua korban juga sudah mendapatkan perlindungan dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk keamananan mereka dari tekanan dan ancaman pelaku. Selain itu, laporan dan kesaksian kedua korban juga semakin menguatkan pengaduan Toipah (korban pertama) ke Polisi.
"Kedua korban juga sudah dalam perlindungan LPSK. Mereka menguatkan kesaksian laporan korban T (Toipah)," terangnya.
Sementara itu, Ivan sampai sekarang belum dipanggil oleh Polisi dalam kasus ini.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
Terkini
-
KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta
-
Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan
-
Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!
-
Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup
-
PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar
-
Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat
-
Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga
-
Kemnaker Tandatangani MoU dengan Wadhwani dan Indosat: Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional
-
Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?
-
Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati