Suara.com - Aparat kepolisian menggeledah rombongan pendukung tim sepak bola Persib Bandung atau Bobotoh. Padahal bus itu datang bersama Walikota Bandung Ridwan Kamil.
Pemeriksaan berlangsung di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Minggu (18/10/2015). Dua bus rombongan pendukung Persib ini masuk ke kantor Polda Metro Jaya yang dipimpin langsung oleh Kang Emil dengan dikawal Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Moechgiarto.
Mereka tiba sekitar pukul 13.00 Wib dan disambut langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Laksamana.
Pantauan Suara.com di lokasi, turun dari bus, para suporter yang dibawa dua bus besar itu langsung diperiksa oleh Polisi. Mereka diperiksa satu persatu, semua tas dan barang bawaannya digeledah.
Dari dua bus yang mengangkut Bobotoh itu, satu unit bus berwarna biru berlapis jeruji besi pengaman kaca dan berlogo klub Persib. Di bagian bodi samping bus tertulis 'Bagimu Persib Jiwa Raga Kami'.
"Kami juga telah melakukan pemeriksaan (barang bawaan sporter) juga di Bandung. Sehingga kalaupun ada satu, dua insyallah tak ada masalah, sudah dikendalikan Polisi dari Bandung," kata Ridwal Kamil di Polda Metro Jaya.
Dia menjelaskan, terdapat sebanyak 400-an bus yang berombongan mengangkut para pendukung dari Bandung. Mereka langsung ke stadion GBK.
"Terima kasih Pak Ahok, khususnya saya bawa sebagian warga saya bertamu ke Kota Jakarta. Sudah saya atur dan himbau agar selalu tertib dan mudah-mudahan lancar," kata Kang Emil dalam perbincangan dengan Ahok saat di sambut di Mapolda Metro Jaya.
"Ada ratusan bus di belakang (rombongan), tapi yang simbolis ke sini dua bus. Sesuai yang kami harapkan, aman terkendali." lanjut dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!