Suara.com - Suporter kesebelasan Persib Bandung yang berdomisili di Ibu Kota Jakarta sudah mulai berkumpul di lapangan Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Minggu (18/10/2015) pagi. Mereka berkumpul di sana untuk menunggu kedatangan rekan-rekannya sebelum dikawal polisi menuju Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, untuk menyaksikan laga final Piala Presiden 2015 yang mempertemukan Persib Bandung dan Sriwijaya FC sore nanti.
"Kami dari sporter Viking Jakarta, dapat informasi dari official Bobotoh untuk berkumpul di sini dulu. Nanti ke GBK bareng-bareng," kata Danang (25) kepada Suara.com di lapangan Mapolda Metro Jaya.
Lelaki asal Sunter, Jakarta Utara, menambahkan rekan-rekannya telah sepakat sebelum ke stadion akan berkumpul terlebih dahulu di Mapolda Metro Jaya sebagaimana imbauan polisi.
Danang dan rekan-rekannya datang ke stadion hanya untuk mendukung kesebelasan Persib Bandung, bukan untuk anarkis.
"Kami cuma ingin nonton Persib Bandung bukan cari masalah," ujarnya.
Menurut pengamatan Suara.com, hingga siang ini, jumlah suporter Persib Bandung yang datang ke Mapolda Metro Jaya terus bertambah.
Sebelum masuk kompleks Polda Metro Jaya, mereka diperiksa anggota. Semua barang bawaan mereka dicek. Hal ini untuk mengantisipasi adanya suporter yang membawa senjata tajam dan narkoba.
Hari ini, Polda Metro Jaya menerapkan status siaga satu untuk keamanan. Sekitar 30 ribu polisi hari ini disiagakan untuk mengamankan laga final Piala Presiden yang rencananya akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Danantara Gandeng Arm Limited, Indonesia Siap Jadi Produsen Chip!
-
Balita 3 Tahun di Sragen Dianiaya Ayah Kandung, Pemerintah Asesmen Pengasuhan KakekNenek
-
Kronologi Penangkapan Komplotan Curanmor Bersenpi di Jakbar: Polisi Sita Senjata Rakitan
-
KPK Ajukan Penundaan Sidang Praperadilan Gus Yaqut, Ini Alasannya
-
LLDIKTI Wilayah IX Tekankan Pemanfaatan Bijak Dana Beasiswa di ITB Nobel Indonesia
-
Daftar Tempat Menarik untuk Menunggu Maghrib di Wilayah Bandung Barat
-
Kasus Suap Impor Barang KW, KPK Buka Peluang Panggil Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama
-
Kasatgas Tito Terus Perkuat Koordinasi Percepatan Penanganan Pascabencana Sumatera
-
Bripda Mesias Dipecat Tidak Hormat Usai Kasus Tewaskan Pelajar di Tual
-
DPR: Perjanjian Transfer Data RI-AS Harus Seimbang dengan Kedaulatan Digital dan Perlindungan Warga