Suara.com - Para pendukung Kesebelasan Persib Bandung yang biasa disebut bobotoh begitu antusias menyaksikan pertandingan final antara tim kesayangan mereka, Persib Bandung dengan Kesebelasan Sriwijaya FC. Mereka sudah memadati Glora Bung Karno, Senayan.
Kick off dimulai malam nanti. Mereka yang sudah datang pun tidak langsung masuk ke GBK. Mereka memilih berbaring di bawah pohon di sekitaran GBK.
Mereka terlihat begitu asyik menikmati teduhnya naungan pepohonan rimbun di tengah teriknya matahari. Mereka yang sebagiannya mengaku datang sejak dari tadi pagi memilih berbaring dan beeistirahat lantaran belum diperbolehkan oleh pihak penyelenggara untuk masuk ke dalam stadion GBK.
Ahmad contohnya. Lelaki yang mengaku datang langsung dari Bandung tersebut mengatakan bahwa dirinya berusaha untuk memulihkan tenaganya dengan berbaring setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh dari Bandung.
"Kan masih belum bisa masuk ke dalam, daripada berpanasan di dalam, mendingan kita istirahat disini saja dulu," kata Ahmad saat ditemui di kompleks GBK, Minggu (18/10/2015).
Sementara itu, pihak kepolisian dibantu oleh TNI terus bersigap untuk mengamankan situasi sebelum laga antara Maung Bandung dan Laskar Wong Kito tersebut dimulai nanti malam. Namun, karena sudah berjaga terlalu lama, banyak juga aparat keamanan tersebut terlihat lelah sehingga turut juga berteduh di bawah pohon.
Selain, helikopter juga terus mengitari di atas Stadion GBK. Sejauh ini situasinya masih terkendali, hanya terdengar bunyi terompet yang dibunyikan para suporter.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029