Suara.com - Omzet pedagang souvenir kesebelasan Persib meningkat sampai 2 kali lipat dalam pertandingan Final Piala Presiden 2015. Pertandingan itu mempertemukan antara Persib vs Sriwijaya FC.
"Dari pagi rame yang beli, kalau hari biasa hanya 50 persen. Tapi kalau ada pertandingan begini sampai 100 persen omzetnya," kata Rizky, pedagang asal kota Bandung saat ditemui suara.com di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (18/10/2015).
Rizky biasanya berjualan di Bandung. "Sekarang Persib main di GBK, saya mencoba ikut untuk menjual souvenir seperti bendera, kaos dan syal Persib," kata Rizky.
Sementara sampai saat ini superter Persib dan Sriwijaya FC sudah memadati GBK. Mereka sudah datang sejak Minggu pagi.
"Kita udah dari kemaren sampenya bang, terus kita nginepnya di hal basket," kata salah satu suporter Sriwajaya FC Muhammad Fadli.
Sementara itu, sambil mereka menunggu mulainya pertandingan, mereka mengisi dengan beberapa kegiatan. Salah satunya bermain bola di atas aspal.
ke Jakarta, Fadli dan kawan-kawannya rata-rata bermodalkan uang Rp300 ribu. Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin ikut memberikan modal transportasi untuk mereka.
"Bawa duit sih kita sekitar Rp300 ribu, soalnya buat tiket dan makan saja," katanya. (Muhamad Ridwan/Nur Habibie)
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa Jadi Berkah Ramadan, Pedagang Starling Raup Cuan 3 Kali Lipat
-
Lalai Awasi Kasus Hogi Minaya, Mantan Kapolresta Sleman Dicopot dari Jabatan
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?