Suara.com - Ribuan pendukung Sriwijaya FC mulai meninggalkan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, usai tim yang mereka bela kalah dalam final Piala Presiden melawan Persib Bandung, Minggu malam (18/10/2015).
Dalam pertandingan final tersebut, Persib Bandung unggul 2-0 atas Sriwijaya FC melalui gol Achmad Jufriyanto dan Makan Konate.
Salah satu pendukung Sriwijaya FC, Herman (28), mengaku sedikit kecewa timnya kalah karena kurang bermain waspada.
"Terutama pada babak pertama," ujar Herman.
Selain itu, Herman berharap agar kompetisi sepak bola di Indonesia dapat kembali digelar agar masyarakat dapat lebih sering menonton pertandingan sepak bola.
Singamania, yang merupakan pendukung Sriwijaya FC, mulai meninggalkan lokasi SUGBK sesaat setelah peluit tanda berakhirnya pertandingan usai.
Pendukung tim Persib Bandung mayoritas masih berada di dalam stadion menunggu prosesi penyerahan piala.
Persib Bandung unggul 2-0 atas Sriwijaya FC pada pertandingan final Piala Presiden 2015 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan.
Keunggulan tim yang berjuluk Maung Bandung ini tercipta pada menit keempat melalui tendangan bebas pemain belakangnya, Achmad Jufriyanto. Tendangan bebas ini terjadi setelah pemain Sriwijaya FC, Maiga melanggar Ilija Sposojevic.
Gol kedua diciptakan oleh Makan Kanote pada menit 45. (Antara)
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Rihan Dibunuh Israel: Berangkat Berseragam Sekolah, Pulang Dibalut Kain Kafan
-
Kasus Dugaan Pelecehan di FH UI, Habiburokhman Puji Forum Terbuka yang Digelar Mahasiswa
-
AS Panik Hadapi Aliansi Intelijen Iran, Blokir Paksa Tanker China di Selat Hormuz
-
Prabowo Amankan Pasokan Minyak dan LPG Rusia, Eddy Soeparno: RI Masuk Zona Aman Energi
-
Kenapa Indonesia Nekat Beli Minyak Rusia? Ini Hasil Pertemuan 3 Jam Prabowo-Putin
-
Krisis Kemanusiaan! Rakyat Lebanon: Tewas Dirudal Israel atau Mati Kelaparan
-
Manuver AS! Coba Dudukan Lebanon dan Israel tapi Berakhir Tanpa Jabat Tangan
-
Iran Beberkan Update Negosiasi Damai ke Turki, Soroti Dosa Besar AS-Israel
-
Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan Empat Mata Prabowo dan Macron
-
Komnas HAM Papua: 4 Kekerasan Menonjol Terjadi di Awal 2026, 14 Korban Meninggal Dunia