Suara.com - Moskow diam-diam memutuskan untuk memperpanjang misi memerangi kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dan pemberontak di Suriah untuk 300 hari ke depan.
Seperti dilansir Independent, Minggu (18/10/2015), Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan rata-rata hingga kini sudah mengerahkan 50 kali misi melalui udara dalam sehari.
Sementara Sunday Time melaporkan kalau sumber terpercaya menyebut bakal ada perpanjangan misi Rusia di Suriah.
Rusia juga telah mengerahkan pesawat pembom, jet dan helikopter untuk menyerang wilayah yang diduga menjadi tempat persembunyian kelompok pemberontak.
Sumber itu menyebutkan kalau lokasi yang jadi target diperoleh dan dipilih oleh Pemerintah Suriah dan dilanjutkan dengan pengintaian pesawat nirawak Rusia.
Kendati demikian, Rusia rupanya tak mengindahkan permintaan Suriah agar menghindari target tempat yang dianggap suci yang dijadikan lokasi persembunyian.
“Mereka khawatir soal aksi militer Rusia di sini (Suriah),” jelas sumber itu kepada Sunday Times.
Rusia sendiri menyebut misi itu sebagai perang terhadap terorisme dan juga membangkitkan kekahwatiran sekutu dari barat.
“Apa yang Rusia lakukan adalah membantu rezim Assad (Presiden Suriah) dan membuat resolusi semua ini ke dalam situasi yang sulit,” kata Menteri Pertahanan Inggris Michael Fallon kepada BBC.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar
-
KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA
-
Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi